Thursday, 2 April, 2026

Pencarian Hari Ketiga, Korban Belum Ditemukan

TARAKAN – Tim gabungan SAR masih melakukan pencarian Nasyudin alias Ali alias Udin, yang hilang di sekitar perairan Pulau Kecia, sekira pukul 15.15 Wita pada 16 Desember lalu.

Pencarian memasuki hari ketiga, tapi belum ditemukan ada tanda-tanda keberadaan Nasyudin. Pencarian pun sudah diperluas 2 Nautical Mile (NM) dari lokasi kejadian perkara (LKP).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan Syahril melalui Kasi Operasi dan Kesiapsiagaan Dede Hariana mengatakan, Nasyudin diduga terjatuh saat perahu jenis ketinting yang ditumpanginya melewati perairan sebelum lampu merah, Muara Tanjung Selor.

Korban merupakan warga Tarakan yang tinggal di Pasar Lingkas RT 2 Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah. Saat hilang, ia menggunakan pakaian warna biru lengan panjang, celana pendek warna biru, topi cokelat dan tas selempang cokelat.

Nasyudin diketahui berangkat dari Tarakan menuju lokasi pertambakan di Sungai Maluku menggunakan perahu ketinting bersama temannya, Andi. Saat kejadian, di arah kanan ada speedboat reguler yang melintas. Gelombang yang ditimbulkan speedboat tersebut mengenai perahu yang dibawa korban.

“Korban sebagai motoris di bagian belakang, sedangkan temannya di bagian lambung depan. Teman korban ini tidak mendengar suara ketinting. Lalu saat melihat ke belakang ternyata korban bersama dengan mesin ketintingnya sudah tidak ada,” terangnya, Minggu (18/12).

Andi yang panik sempat melompat ke laut, untuk mencari korban sambil berteriak meminta bantuan nelayan trawl di sekitar lokasi kejadian. Namun, korban tidak ditemukan hingga hilangnya korban ini dilaporkan ke SAR Tarakan.

“Kami menyisiri area yang memungkinkan dan dibagi dengan Satuan Tepbek Kompi Angkutan Air Tarakan dan keluarga korban. Termasuk titik di pinggir Pulau Kecia,” jelasnya.

Kendala dalam pencarian, sempat ada gelombang besar sekira pukul 11.00 Wita dan jumlah personel yang terbatas hanya dua regu. Namun, pihaknya tetap memaksimalkan pencarian.

“Kami turunkan D-Max, 1 unit RIB, 1 unit Rubber Boat menggunakan Aquaeye dan Echosounder. Tapi, belum ada tanda-tanda korban ditemukan. Kami menginfokan juga ke kapal nelayan dan tongkang di sekitar lokasi kejadian. Jika ada yang menemukan korban,” pesannya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru