Saturday, 4 April, 2026

Perlahan Harga Bahan Pokok Merangkak Naik

TANJUNG SELOR – Memasuki bulan suci Ramadan, sejumlah bahan pokok alami kenaikan. Hal ini diketahui berdasarkan pantauan media ini bersama sejumlah pihak terkait di Pasar Induk Tanjung Selor.

Tini salah seorang pedagang mengaku, untuk harga telur alami kenaikan. Biasanya dijual Rp 60 ribu menjadi Rp 61 ribu per piring. Sementara per ikat yang mencakup lima piring dijual seharga Rp 295 ribu. Selanjutnya, bawang merah dijual Rp 35 ribu per kilogram.

“Kami mengambil telur dan bawang merah dari Samarinda, memang harga dari sana sudah naik juga,” ucapnya, Rabu (22/3).

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian Setkab Bulungan Erin Wiranda, yang melakukan pemantauan membuktikan adanya kenaikan pada beberapa komoditas.

“Kita lakukan peninjauan. Pertama memantau harga beberapa komoditas barang, hortikultura dan komoditas lainnya,” terangnya.

Jika dilihat, jelang bulan suci Ramadan ada kenaikan pada sejumlah komoditas. Seperti telur, cabai, bawang merah dan daging ayam maupun sapi. Untuk telur alami kenaikan hingga Rp 61 ribu. Untuk cabai tembus Rp 100 ribu per kg.

“Memang harga yang terpantau variatif. Ada yang memang naik dan belum,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, untuk ayam potong pun alami kenaikan Rp 50 ribu-Rp 55 ribu. Pihaknya mengupayakan, utamanya daging ayam potong. Dengan berkoordinasi terhadap beberapa perusahaan. “Dinas pertanian akan berkoordinasi dengan pengusaha di Berau,” imbuhnya.

Artinya, jika bisa stabil, maka harga bisa terjangkau. Pihaknya akan melakukan pembina untuk stabilitas harga. Sementara itu, Kasi Pengawasan Perdagangan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, Perdagangan atau Diskoperindag Bulungan Rahma mengatakan, kenaikan bahan pokok seperti telur dikarenakan keterlambatan pendistribusian.

Apalagi, peternak lokal belum bisa memenuhi kebutuhan yang ada di Bulungan. “Itu yang menyebabkan adanya kenaikan. Keterlambatan distribusi terlambat sehari, namun kebutuhan di Bulungan meningkat. Sehingga harga bahan komoditas seperti telur alami kenaikan,” tuturnya.

Kemudian untuk ayam harganya naik dari Rp 48 ribu menjadi Rp 50 ribu per kg. Namun, ia menjamin stok aman sampai selesai Lebaran. “Pengawasan kami rutin setiap hari dan terus berjalan,” imbuhnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru