TANJUNG SELOR – Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) akan melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas), pada 19-21 Desember, untuk memilih Ketua Umum (Ketum) yang baru.
Hal itu disampaikan Ketua Perpani Kaltara Steve Singgih Wibowo yang ditemui saat meninjau venue cabor Panahan Porprov I Kaltara, di Lapangan Agatish Tanjung Selor, Jumat (16/12). Dalam pemilihan Ketum baru, terdapat dua calon kandidat, yakni Agus Joko Pramono (AJP) yang merupakan Komisioner Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan Arsyad Rasyid.
“Suara Kaltara nantinya akan memilih untuk Agus Joko Pramono. Itu sudah harga mati,” tegas Steve—sapaan akrab Steve Singgih Wibowo.
Bulatkan tekad memilih AJP, menurut Steve, karena merupakan pemanah di nomor Compound. Sekaligus AJP juga merupakan pembinaan dan mendirikan di 34 provinsi klub BPK Archery Indonesia. “Itu yang mendasari kami untuk cocok menjadi Ketum Perpani. Karena beliau mengerti cabor panahan, susahnya atlet maupun pengurus-pengurus yang ada di daerah. Makanya kami tetap memilih AJP,” ujarnya.
Bahkan, Steve mengakui, untuk dukungan AJP maju menjadi Ketum Perpani, saat ini sudah ada 22 provinsi. Apabila AJP terpilih, hal yang menjadi atensi bagi Perpani Kaltara, yakni berkaitan pembinaan atlet. Dikatakan Steve, untuk program di PB akan disinkronkan dengan beberapa program yang ada di daerah. Terutama yang menyangkut anggaran pembinaan olahraga.
Apalagi, lanjut Steve, agenda tahun 2023, Kaltara dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar). “Itu program agar ketika AJP terpilih Ketum Perpani, bisa membantu agar panahan bisa bangkit di Kaltara,” tuturnya. (kn-2)


