Saturday, 4 April, 2026

Ramp Check Tekankan Keselamatan Berlayar

TARAKAN – Speedboat reguler di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan telah dilakukan ramp check atau memastikan speedboat yang beroperasi layak dari sisi administrasi maupun teknis.

Ramp check ini mengantisipasi alur pelayaran pada waktu Natal dan Tahun Baru 2024 agar berjalan lancar. Ramp check dilakukan tim gabungan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVII Kaltim-Kaltara, Dinas Perhubungan, Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Kaltara, dan Ditpolairud Polda Kaltara.

“Untuk trayek Tarakan-Nunukan pemeriksaannya di Tarakan. Rute Tarakan-Tanjung Selor itu di Tanjung Selor ramp checknya. Tinggal trayek saja yang belum. Sisanya seperti KTT, Malinau, Bunyu, Sebatik itu sudah semua dilakukan di Tarakan,” terang Staf Syahbandar Pembantu Pelabuhan Tarakan BPTD, Wilayah XVII Kaltim-Kaltara, Sudirman, Selasa (12/12).

Dalam melakukan ramp check, ditekankan soal aspek keselamatan saat berlayar. Seperti navigasi, alat pemadam kebakaran, pintu darurat, lampu dan life jacket. Hasilnya, masih terdapat beberapa armada yang memenuhi unsur keselamatan tersebut. Saat pengecekan armada, langsung diberikan catatan untuk segera mengganti yang diperlukan.

“Semua rata-rata kita suruh ganti sebelum menjelang momen Nataru nanti. Baju pelampung, kemudian alat pemadam yang mendekati expired kita suruh ganti. Lampu navigasi yang tidak menyala, kami suruh ganti semua,” tegasnya.

Pihaknya juga memberikan masa waktu perbaikan atau pergantian peralatan berlayar, dari armada hingga di dirikannya Posko Nataru 2024 di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan.

Jika masih ditemukan armada yang tidak mengganti peralatan yang tidak berfungsi. Pihaknya akan mengambil langkah tegas, untuk tidak menjadikan armada itu angkutan penumpang Nataru 2024.

“Deadline sebelum Posko Nataru. Edarannya belum keluar, tapi estimasi 19 Desember 2023 itu hari pertama posko. Jadi tanggal 18 Desember sudah harus diganti semua,” pintanya.

Disinggung terkait penambahan armada dalam momen Nataru, pihaknya belum dapat memprediksikan. Menurutnya, dibandingkan dengan hari-hari besar seperti lebaran, momen Nataru ini jumlah penumpang masih terkendali. Sejauh ini trayek yang paling mendominasi masih Tarakan-Tanjung Selor.

“Masih bisalah kita layani semua armada. Beda dengan angkutan lebaran. Kalau lebaran lebih membludak. Dari Gapasdap sudah siapkan kalau ada penambahan armada,” tandasnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru