TANJUNG SELOR – Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kalimantan Utara (Kaltara) menetapkan target untuk pengumpulan zakat fitrah tahun ini.
Wakil Kepala II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat Arif Jauhar Tantowi mengungkapkan, Baznas Kaltara menargetkan pengumpulan zakat. Yang berasal dari zakat profesi dan sedekah sebesar Rp 3 miliar. Target tersebut hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya, yang terkumpul Rp 1,6 miliar.
“Baznas Kaltara pun membuka gerai untuk memudahkan untuk berzakat. Itu salah satu upaya, untuk mencapai target penerimaan zakat,” jelasnya, Senin (1/4).
Kenaikan ini mencerminkan peningkatan harga bahan pangan pokok seperti beras, yang menjadi dasar penentuan kadar zakat fitrah. Tahun ini, zakat fitrah ditetapkan dalam tiga kategori konversi rupiah, masing-masing Rp 60 ribu, Rp 42 ribu, dan Rp 30 ribu per jiwa.
Pengumpulan zakat akan dilakukan di berbagai lokasi strategis. Termasuk OPD milik pemerintah provinsi, instansi vertikal, BUMN, perusahaan skala provinsi, perguruan tinggi, SMA sederajat, dan Masjid Raya milik pemerintah.
“Kami optimis tahun ini dapat tercapai. Sejak dini gencar melaksanakan sosialisasi,” imbuhnya.
Dana yang terkumpul akan disalurkan melalui lima program utama Baznas Kaltara. Yakni Kaltara Cerdas, membantu biaya pendidikan bagi yang membutuhkan.
Kaltara Takwa, mendukung kemakmuran rumah ibadah. Kaltara Peduli, membantu warga yang mengalami kesulitan ekonomi dan korban bencana.
Kaltara Sehat, membantu biaya pendampingan pengobatan. Kaltara Makmur, memberikan modal kepada pelaku usaha skala mikro. “Inisiatif Baznas Kaltara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan, bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” harapnya. (kn-2)


