Friday, 3 April, 2026

Tingkatkan Pelayanan di Dalam Lapas

TARAKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan berupaya melakukan pembenahan. Salah satunya terobosan dan inovasi, untuk memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan Mohammad Ridwantoro berkomitmen untuk mempertahankan capaian prestasi yang sudah ada. Dengan tujuan, untuk terus meningkatkan pelayanan di dalam lapas.

“Terpenting kami tidak aneh-aneh dan terus berbuat baik dan benar. Sesuai dengan arahan pimpinan dalam melaksanakan tupoksi,” jelasnya, Senin (21/8).

Instruksi dari Kemenkumham, tidak ada lagi penyalahgunaan tugas dan wewenang. Termasuk tidak ada lagi perilaku pegawai yang melanggar disiplin kode etik dan melanggar hukum. Tak hanya di lapas, organisasi di bawah Kemenkumham juga dituntut, menyelesaikan tahun anggaran 2023 dengan baik, tertib, efisien, efektif, dan bertanggung jawab.

Sehingga pelaksanaannya lebih berkualitas dan manfaatnya, dapat dirasakan langsung untuk kepentingan masyarakat.

“Kami juga dituntut mempercepat transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Ini merupakan akhir dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024. Selain itu, terus menjaga netralitas jelang pelaksanaan Pemilu 2024,” tegasnya.

Pihaknya meyakini, adanya perubahan kultur birokrasi yang luar biasa. Jika ada semangat profesional, akuntabel, sinergi, transparan, dan inovatif. Bukan hanya berada pada tataran jargon. Namun harus juga diimplementasikan secara langsung kepada masyarakat.

Ia mengakui, Kemenkumham sudah pernah meraih kinerja terbaik dalam pengelolaan anggaran. Dari total 84 kementerian atau lembaga, serta mampu mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian pada 4 Agustus 2023.

“Jika tahun ini mengizinkan kita akan meraih piala emas. Hal ini merupakan salah satu indikator kami telah akuntabel,” tuturnya.

Saat ini terdapat 1.599 warga binaan. Idelanya lapas hanya dihuni 477 warga binaan. Meski begitu, pihaknya tetap mengoptimalkan sarana yang ada. “Hampir 400 persen over kapasitas. Terkait pembenahan untuk merenovasi pagar, belum ada jawaban,” ujarnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru