TANJUNG SELOR – Langit di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, pada pukul 16.00 Wita, kemarin (31/10) tidak seperti biasanya. Masyarakat disuguhi aksi terjun payung prajurit TNI AU, untuk memeriahkan HUT ke 10 tahun Provinsi Kalimantan Utara.
Sebanyak 10 penerjun dari Lanud Abdulrachman Saleh Malang merupakan prajurit satuan Detasemen Matra (Denmatra) 2 Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) atau sebutan lainnya Korps Baret Jingga. Merupakan pasukan (khusus) yang dimiliki TNI AU.
Penerjun dari TNI AU Lanud Abdulrachman Saleh Malang bergabung dengan prajurit TNI AU Lanud Anang Busra Tarakan. Dengan menaiki CASA C-212 Aviocar, satu persatu penerjun pun melihat terlihat di atas langit Lapangan Agathis. Penerjun tersebut membawa bendera lima kabupaten/kota, Provinsi Kaltara, Merah Putih dan logo Kaltara di Hati.
Komandan Lanud Anang Busra Kolonel Pnb Toto Ginanto mengatakan, TNI AU Lanud Abdulrachman Saleh Malang berpartisipasi dalam HUT Kaltara. “Jadi kami sebelumnya mengundang rekan-rekan dari Malang. Akhirnya mereka bersedia dan langsung ke Tarakan. Kemudian dilakukan serangkaian latihan,” ujarnya, Senin (31/10).
Menurut Toto, para penerjun sudah berpengalaman dalam melaksanakan terjun payung. Apalagi, prajurit tersebut juga merupakan atlet penerjun yang disiapkan untuk mendukung kegiatan negara maupun pemerintah.
“Mereka terjun dari jarak 6.000 kaki atau 1.828,8 meter,” imbuhnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat membangun rasa kebersamaan antara instansi vertikal dan pemerintah. Serta, membangun dan bersinergi mencapai Kaltara yang sejajar dengan provinsi lain.
Sementara itu, Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang juga mengapresiasi aksi terjun payung dalam perayaan HUT ke 10 tahun Kaltara. “Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Harapan saya, ini bisa dilaksakan lagi saat HUT Kaltara tahun depan maupun HUT RI nanti,” singkatnya. (kn-2)


