Thursday, 21 May, 2026

94 KK Terdampak Kebakaran

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan mendata ada sebanyak 94 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban kebakaran di Jalan Jembatan Bongkok RT 21, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Tarakan Barat, Kamis (29/6).

Namun BPBD terus memperbarui data lanjutan korban kebakaran. “Mengingat data rumah yang hangus terus mengalami perubahan. Sementara posko tanggap darurat yang didirikan, akan standby selama 7 hari. Ada tiga unit tenda disiapkan. Tapi kita lihat perkembangan di depan,” terang Kepala BPBD Tarakan, Yonsep.

Untuk kebutuhan yang paling mendesak seperti makanan, nantinya akan dibantu oleh Baznas Tarakan. Sementara untuk kebutuhan lain, seperti pakaian dan perlengkapan lainnya masih dalam pendataan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tarakan.

“Dari Dinas Sosial masih menunggu warga masuk ke tenda. Kalau kebutuhan mendesak memang logistik. Kalau ada masyarakat yang mau membantu silakan, langsung ke posko saja, kami menyediakan tempat,” harapnya.

Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kasat Reskrim Iptu Randhya Sakthika Putra mengatakan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari rumah milik Usman. Sebab terdengar suara ledakan dari rumah Usman.

Saat kejadian kebakaran, Usman tidak sedang berada di rumahnya. Usman diketahui sedang berada di masjid dan mengurus daging kurban. “Kebakaran menghanguskan sebanyak 50 rumah. Sementara korban jiwa saat ini belum ada,” ujarnya.

Untuk mengamankan TKP, pihaknya sudah memasang garis polisi setelah suhu di lokasi kejadian kembali normal. Saat ini sudah terdapat beberapa saksi yang diperiksa oleh kepolisian.

“Olah TKP dari Polres dulu yang mengidentifikasi. Apabila dari Polres belum ada hasil, kami akan minta bantuan ke Polda Kaltara,” tegasnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru