Thursday, 25 June, 2026

Armada Speedboat Ditambah

TARAKAN – Jelang arus mudik Lebaran, sejumlah speedboat reguler di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dilakukan ramp check. Total armada yang beroperasi ke lima kabupaten kota di Kaltara sebanyak 53 armada.

Staf Syahbandar Pembantu Pelabuhan Tarakan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVII Kaltim-Kaltara Sudirman menjelaskan, untuk memaksimalkan lonjakan arus mudik akan ada penambahan armada yang direalisasikan dalam waktu dekat. Berkaca pada tahun sebelumnya, puncak mudik diperkirakan terjadi sekitar 18 April mendatang.

“Ramp check ini dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kaltara. Perbaikan dari ramp check ini seperti alat pemadam kebakaran dan life jacket,” jelasnya saat ditemui, Senin (10/4).

Terkait alat pemadam kebakaran ringan (Apar) dan life jacket, jadi evaluasi. Pihaknya pun telah menyarankan agar kondisi yang tak layak segera diperbaharui. Sementara untuk armada terbanyak masih rute Tanjung Selor.

“Tanjung Selor ini armadanya ada 23 unit. Tapi karena sekarang kan tidak diberdayakan semua, jadi hanya sekitar 18 armada saja. Itu per 25 menit,” tuturnya.

Tak hanya fasilitas armada, mengantisipasi over kapasitas penumpang dan barang bawaan. Pihaknya akan berkoordinasi dahulu dengan unsur yang ada. Pihaknya akan melakukan imbauan, agar barang bawaan yang ada di atas speedboat sesuai peruntukan yang ada.

“Kami utamakan penumpang dulu. Kalau barang bawaan atau over load kita akan koordinasi lagi nanti seperti apa. Apakah dengan penambahan armada, ya kita menyesuaikan kondisi di lapangan,” ungkapnya.

Senada dengan Sudirman, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pelabuhan Tengkayu I SDF Saraswati Ayu Widya menerangkan, pada 5 April lalu ramp check terhadap seluruh armada. Nantinya akan ada penandaan berupa stiker, untuk armada yang telah memenuhi uji petik standar pelayaran.

“Jadi masyarakat juga tahu. Kalau yang belum memenuhi, kami imbau untuk segera memenuhi fasilitas penunjang seperti life jacket. Tapi saat ini masih uji sampel,” terangnya.

Pemberian stiker inipun akan dilakukan nanti saat tahapan ramp check telah selesai. Diperkirakan tahapan ramp check ini masih akan terus dilakukan hingga dibukanya posko angkutan Lebaran.

Namun jika dilihat dari tahun lalu, tidak semua armada dapat beroperasi selama puncak arus mudik berlangsung. “Tanjung Selor pun hanya beberapa saja yang operasi. Biasanya kan pemilik sama agen bertentangan. Pemilik maunya libur. Biasanya begitu,” imbuh Ayu.

Selama uji petik, ketersediaan life jacket dirasa cukup dan memadai di setiap armada. Kendati terdapat beberapa life jacket dalam kondisi yang kurang baik.

“Penambahan armada memang ada. Tapi masih menunggu dari Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap). Puncaknya arus mudik pun kemungkinan di H-2 Lebaran,” tutupnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru