Thursday, 21 May, 2026

Diduga Pengunjung Lupa Padamkan Api

TANJUNG SELOR – Kebakaran lahan seluas 5 hektare terjadi di pesisir pantai Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Jumat (30/6) lalu. Kebakaran terjadi diduga karena pengunjung lupa memadamkan api ketika pulang dari pantai tersebut.

Kapolresta Bulungan Kombespol Agus Nugraha menjelaskan, indikasi sementara akibat kebakaran lahan seluas 5 hektare karena pengunjung pantai yang lupa memadamkan api.

“Ini baru indikasi. Kemungkinan pengunjung pantai membuat api unggun dan lupa memadamkan. Sehingga, pada saat meninggalkan lokasi tidak dipadamkan dan api cepat membesar,” jelas Agus, Sabtu (1/7) lalu.

Untuk memadamkan api yang membakar lahan, personel gabungan dari Polri, BPBD Bulungan, TNI dan masyarakat saling bahu-membahu. Kapolresta mengimbau, kepada masyarakat agar lebih hati-hati dalam melakukan kegiatan khususnya di area terbuka. Begitu pula dengan masyarakat yang akan membuka lahan.

“Ada perda yang mengatur soal ketika ingin membuka lahan baru. Boleh 1 hektare tetapi dengan syarat-syarat tertentu. Harus melaporkan ke pihak terkait, mulai dari tokoh masyarakat dan Polsek sekitar. Agar pada saat membuka lahan baru ada pengawasan,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan BPBD Bulungan Nurwanta menjelaskan, proses pemadaman kebakaran lahan di pantai Mangkupadi memakan waktu yang cukup lama. Kebakaran terjadi pada pukul 15.00 Wita dan BPBD di pos menerima laporan pukul 15.30 Wita.

“Kami turunkan grown cek ke lokasi, untuk pastikan kebakaran yang terjadi. Sekitar pukul 16.00 Wita, 9 anggota BPBD bergerak menuju ke lokasi kejadian. Sampai di lokasi pukul 19.00 Wita, dikarenakan jarak dan jalur yang kita lalui sangat sulit,” ujarnya.

Pemadaman api dilakukan hingga pukul 22.00 Wita, dibantu personel Polsek Tanjung Palas Timur, Masyarakat Peduli Api (MPA) Mangkupadi dan KPH Bulungan.

“Saat pemadaman telah selesai. Ternyata, masih timbul lagi api. Kita lakukan pemadaman sampai benar-benar padam,” jelasnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru