Wednesday, 20 May, 2026

Penataan Bekas Lokasi Kebakaran Butuh Waktu Lama

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan merencanakan untuk melakukan penataan lokasi bekas kebakaran di Jalan Jembatan Bongkok, RT 21 Kelurahan Karang Anyar Pantai, Tarakan Barat. Diketahui, kebakaran tersebut menghanguskan 90 bangunan di pemukiman pesisir pada 29 Juni lalu.

Wali Kota Tarakan Khairul mengatakan, saat ini pihaknya masih merancang penataan. Sebab penataan bekas kebakaran membutuhkan waktu yang lama. Salah satu contoh, seperti kebakaran di Pasar Batu, Kelurahan Sebengkok, Tarakan Tengah pada tahun 2019 lalu. “Kebakaran Pasar Batu, Sebengkok itu 2 atau 3 tahun baru selesai. Jadi digambar dulu juga,” katanya, Minggu (9/7).

Lamanya proses perancangan penataan eks kebakaran ini dikarenakan terkendala lahan milik masyarakat. Sehingga Pemkot Tarakan harus melakukan negosiasi terlebih dahulu dengan masyarakat, yang memiliki hak pakai lahan tersebut.

“Yang di Sebengkok itu juga, kebakarannya di 2019 tapi baru tahun lalu saya resmikan. Karena itu banyak kendala teknis dan non teknis. Seperti masyarakat yang harus balik nama, karena ada lahan dari masyarakat yang kami ambil,” ungkapnya.

Adapun untuk progres perancangan ini, ia sudah meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Tarakan untuk membuat maket penataan. Nantinya, diharapkan masyarakat yang ingin membangun rumah kembali untuk tidak melanggar batas wilayah yang sudah ditetapkan Pemkot Tarakan.

“Nanti jalan yang kami buat tidak seperti sekarang lagi. Jadi kalau misalnya ada kejadian, aksesnya sudah mudah. Semua akan ditata dari depan gang juga,” tegasnya.

Ia mengakui, sebenarnya penataan pemukiman bekas kebakaran telah direncanakan sebelum adanya musibah kebakaran itu. Tetapi, anggaran yang terbatas membuat hanya dua RT saja yang akan ditata, yakni RT 21 dan RT 32. Tak hanya menata lokasi, pihaknya juga merencanakan penyaluran jaringan gas bumi ke wilayah pesisir.

“Itu sudah ada (rencana penataan, Red) dan mereka (masyarakat) juga sudah bersedia menghibahkan lahannya. Sudah juga kami lakukan tahun ini, sebagian. Tapi tiba-tiba musibah. Sekalian saja ditata,” tuntasnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru