TARAKAN – Warga Kelurahan Mamburungan, Tarakan Timur mengeluhkan alokasi pupuk subsidi yang dinilai sulit untuk didapatkan. Padahal pupuk subsidi sudah seharusnya disalurkan bagi petani, yang tergabung ke dalam kelompok tani.
Salah seorang warga Kelurahan Mamburungan Andi Arfan mengatakan, saat ini beberapa petani sulit mendapatkan persediaan pupuk subsidi. Sebab ada isu beredar, data petani sebagian dihilangkan oleh kelompok tani. “Karena memang kalau perbedaan pupuk subsidi itu sangat jauh dengan yang non subsidi,” katanya, Jumat (4/8).
Perbedaan harga pupuk pun dinilai jauh, jika pupuk non subsidi memiliki harga Rp 650 ribu per kilogram. Sementara pupuk subsidi seharga Rp 150 ribu per kilogram. Dampak dari petani yang tidak mendapatkan pupuk subsidi ini, membuat hasil panen yang kurang maksimal.
“Ada beberapa kelompok tani. Kira-kira 75 persen yang tidak dapat. Kami juga belum ada konsultasi dan kordinasi dengan dinas terkait. Kalau bisa dinas terkait bisa memberi pencerahan ke petani,” harapnya.
Rata-rata petani di wilayah Mamburungan telah tergabung dalam kelompok tani. Yang mana menjadi persyaratan untuk menerima alokasi pupuk subsidi. Mayoritas petani menanam tanaman jenis holtikultura.
“Ada kartu keanggotaannya untuk dapat mengambil pupuk subsidi. Malah yang terakhir itu bagi petani yang punya kartu, malah tidak bisa mengambil. Harus ketua kelompoknya yang mengambil, ya seperti dipersulit,” keluhnya.
Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar mengatakan, akan melakukan pendalaman terkait petani yang kesulitan mendapat pupuk bersubsidi. Ia juga mengetahui, petani yang sudah terdaftar sebagai anggota kelompok tani tidak mendapatkan alokasi pupuk subsidi. Langkah yang akan diambil, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Tarakan.
“Kami akan selidiki. Mungkin kami belum tahu, apakah ini memang kurang pupuk subsidinya atau memang ada penyimpangan. Kalau ada dugaan penyimpangan, kami selidiki dan koordinasikan ke pihak terkait,” singkatnya. (kn-2)


