TANJUNG SELOR – Berdasarkan data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan selama Juli-awal Agustus 2023, terdapat 12 kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Apalagi dalam sepekan ini, kondisi cuaca panas di Kabupaten Bulungan mencapai 34 derajat celcius. Kepala BPBD Bulungan Rafidin mengakui, awal tahun 2023 hingga pertengahan Agustus, ada belasan lahan milik warga maupun yang tidak ketahui pemiliknya terbakar. Dengan luasan lahan yang terbakar pun bervariasi.
“Untuk luas lahan yang paling kecil ada 2 hektare dan terbesar 20 hektare,” sebutnya, Senin (7/8).
Mengenai kondisi sarana dan prasarana (Sarpras), lanjut dia, masih belum memadai. Pasalnya di kecamatan belum ada sapras yang dimiliki Masyarakat Peduli Api (MPA). Khususnya wilayah yang susah dijangkau seperti di Kecamatan Tanjung Palas Timur.
“Kami berencana bentuk MPA di tiap desa. Jika sudah terbentuk, sapras juga akan dioptimalkan. Paling tidak mesin pendorong air dan selang ada di setiap kecamatan maupun desa,” terangnya.
Berkaitan untuk pemenuhan sarpras di kecamatan yang rawan karhutla, pihaknya sudah mengusulkan ke pemda. Namun belum mendapat persetujuan.
“Semoga nanti disetujui, yang pastinya sudah kita buat pengajuan. Sebab anggaran di BPBD minim,” imbuhnya. (kn-2)
KEJADIAN KARHUTLA PADA JULI-AWAL AGUSTUS 2023
LOKAS KEJADIAN LUAS LAHANTERBAKAR
Desa Gunung Sari 2,5 hektare
Jelarai Raya 1,5 hektare
KM 6 (Poros Bulungan-Berau) 10 hektare
Desa Bumi Rahayu 2 hektare
Desa Tanjung Agung 12 hektare
Desa Wonomulyo (PT DISL) 10 hektare
Desa Wonomulyo (PT TBP) 10 hektare
Desa Wonomulyo 10 hektare
KM 6 Poros Bulungan-Berau 20 hektare
Desa Tanjung Agung SP 4 15 hektare
Desa Wonomulyo 10 hektare
Desa Sajau Hilir RT 08 5 hektare
Sumber data: BPDB Bulungan


