Tuesday, 28 April, 2026

Bocah 4 Tahun Terseret Arus Sungai

TARAKAN – Reyhan, bocah berumur 4 tahun ditemukan sudah tak bernyawa di sekitar sungai di RT 10 Kelurahan Kampung Empat, Tarakan Timur, Senin (7/8). Reyhan meninggal dunia akibat tenggelam di sungai tersebut.

Salah seorang saksi mata, Nanang mengakui, sempat melihat ada anak terbawa arus sungai sekitar pukul 10.00 Wita saat terjadi hujan deras. Namun saat dia berupaya mengejar, keberadaan korban sudah tidak terlihat.

“Jadi di belakang rumah ada sungai, aliran air besar. Terus dia (korban) keliatan kepalanya gitu saya kejar sudah nda dapat,” ucapnya.

Ia mengaku, dua kali melihat saat anak itu terbawa arus. Pertama, ia melihat kepala korban bagian belakang kelihatan hanya setengah. Setelah itu, ia melihat kaki korban yang sudah tidak bergerak.

“Arusnya deras sekali. Saya lapor ke petugas masjid. Pas saya sempat ke sekolahan jemput anak, saya kasih tahu untuk umumkan di masjid,” jelasnya.

Setelah dilakukan pencarian kurang lebih 3 jam, Reyhan ditemukan dalam kondisi sudah tak lagi bernyawa. Reyhan ditemukan tim SAR gabungan pada pukul 14.20 Wita dan lokasinya kurang lebih radius 3 KM dari titik awal dilaporkan hilang.

“Informasi awal diterima pukul 11.30 Wita. Kami bagi dua tim. Tim pertama menggunakan perahu karet dari lokasi awal turun. Satu tim menyusuri dari lokasi titik jatuh, dan dilakukan mencari manual. Sementara yang lain mencari sampai ke muara,” tegas Kepala Kantor SAR Tarakan Syahril melalui Komandan Regu, Reski Hasan.

Kemudian selanjutnya, korban ditemukan sekitar pukul 14.20 Wita dengan jarak 3 KM lebih dari titik lokasi jatuh. Ia menegaskan, korban ditemukan di pertigaan sungai. “Kondisi badan tersangkut, badan masih utuh tapi tersangkut,” imbuhnya.

Basarnas tidak melakukan pencarian. Pencarian dilakukan kurang lebih 3 jam bersama BPBD dan PMK. Bahkan bekerjasama dengan Babinsa, Babinkamtibmas, pihak kelurahan dan nelayan setempat.

“Termasuk keluarga. Untuk persiapan respons time paling lama 10 menit, briefing, bagi dua tim. Kondisi korban MD (meninggal dunia),” tuturnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru