Wednesday, 29 April, 2026

Target 1 Kursi Tiap Dapil

TARAKAN – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Utara (Kaltara) Herman menegaskan, keluarnya Undunsyah tidak akan mempengaruhi perolehan suara PKB di Pemilu 2024.

Pasalnya, dalam mendulang suara PKB tidak berharap pada individu melainkan organisasi. “InshaAllah tidak, karena kami berpolitik bukan hanya berharap pada individu tapi kan organisasi. Ketika berjuang untuk organisasi, tentu tokoh-tokoh punya peran dan fungsinya masing-masing dalam menaikkan elektoral atau pemilih. Namun pindahnya tokoh A ke tokoh B, itu sesuatu yang sudah sering terjadi. Jadi tak berpengaruh secara keseluruhan, karena pertarungannya kan beda-beda tingkatan,” kata Herman, Jumat (18/8).

Menurutnya, Undunsyah sudah menyatakan baru aktif di partai politik tahun ini. Sebab Undunsyah sebelumnya dari kalangan birokrasi. “Ini kan juga baru hitungan bulan mendapatkan KTA (Kartu Tanda Anggota) di PKB saya juga kurang paham. Poinnya justru pertaruhannya di 2024. Kalau di 2019 lalu, Alhamdulillah cukup bagus perolehannya di Kaltara dan di Tarakan jadi pemenang,” jelasnya.

Ia menyebutkan, saat ini ada 100 orang bakal calon legislatif (Bacaleg) di PKB. Sementara Undunsyah turut membawa keluar 3 bacaleg dari keluarganya sendiri. Hal itu tentunya tidak akan terlalu berpengaruh, terhadap perolehan suara PKB. Karena bacaleg lainnya akan tetap bekerja secara maksimal.

“Kalau pun di dalam tentu tetap bersaing. Karena kan prosesnya suara terbanyak. Kalau pun keluar yang menggantikan beliau (Undunsyah) sudah kami masukkan. Dan dia siap bersaing untuk meraup suara. Karena pertarungannya Pileg, tidak bisa seperti Pilkada. Pilihannya terbatas. Kalau Pileg ini kan pilihannya luas, ada 18 parpol peserta pemilu secara resmi,” bebernya.

Sebenarnya PKB sangat menyayangkan langkah yang diambil Undunsyah. Hanya saja PKB tidak mau menghambat langkah seseorang yang ingin pindah ke partai lain. Ia menegaskan, target Pemilu 2024 PKB tidak ada perubahan. Salah satunya merebut satu kursi di setiap dapil.

“Target 2024 tetap, tidak ada perubahan. Karena KTT ada satu yang sudah diganti, Kaltara ada 2, yakni ibu Umi dan Surya Maulana mundur. Kami sudah ganti dengan bacaleg yang baru. Kami berupaya target disetiap dapil satu kursi,” ungkapnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru