TARAKAN – Truk bermuatan pasir terguling di tanjakan Gunung Amal sekita pukul 11.04 Wita, Jumat (8/9). Truk dengan nomor polisi KT 8509 HA diduga tidak kuat menanjak dan akhirnya menurun ditanjakan sebelum terguling.
Dari kejadian tersebut tak ada korban jiwa. Sopir truk, Ronald juga selamat dari insiden kecelakaan tersebut.
“Muatannya pasir. Jadi tak kuat nanjak terus mundur. Itu pas naik tidak gigi satu, jadi pas ditanjakan belokan ke kiri tidak sempat gigi dua langsung mundur,” jelas Kasat Lantas Polres Tarakan Iptu Gisca Yashella melalui Kanit Laka Ipda Sulis Krisbowo.
Dalam insiden itu, polisi tidak menemukan unsur kelebihan muatan dari truk yang mengangkut pasir. Diduga pasir tersebut akan dibawa menuju Pantai Amal. Truk mundur ke bawah sejauh 25 meter, sebelum terguling mengenai pembatas jalan. “Mungkin pasirnya satu atau dua kubik. Itu masih wajar,” tuturnya.
Adapun untuk truk, langsung dikembalikan ke sopir. Lantaran tidak ada korban jiwa dalam insiden laka ini. Ditegaskannya, sopir juga siap bertanggung jawab atas kerusakan pembatas jalan.
Pihaknya kini mengevaluasi jalur tanjakan untuk kendaraan besar. Sebelumnya, telah terdapat beberapa wacana pengalihan jalan ataupun pemotongan bukit.
“Sudah banyak sekali laka disitu, bahkan korbannya sampai meninggal. Ada juga yang luka berat. Pertimbangannya harus dipikirkan, itu jalur menuju tempat wisata. Kemudian juga ada perguruan tinggi. Kami harapkan ke pemerintah harus melakukan perubahan untuk menghindari laka,” harapnya. (kn-2)


