Wednesday, 6 May, 2026

GP Mandalika Tahun Kedua: Titik-Titik Shuttle Bus Masih Bikin Bingung Sebagian Penonton

Pengaturan akses keluar masuk Sirkuit Mandalika teratur dan antusiasme penonton dipuji pembalap. Tempat parkir lebih tertata pula meski parkir liar dengan tarif mahal juga masih ada.

I’IED RAHMAT RIFADIN, Lombok Tengah

SUARA raungan mesin motor-motor MotoGP terdengar nyaring bersahutan sampai di area luar Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (15/10) siang. Idrus, salah seorang pedagang kaus oleh-oleh, duduk sendirian di depan lapaknya yang digelar di pinggir jalan seberang pintu masuk sirkuit di Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.

“Tidak seramai tahun lalu. Tapi ya, alhamdulillah ada aja pembeli,” ucapnya kepada Jawa Pos.

Pria asal Ampenan, Kota Mataram, tersebut datang ke sirkuit di kawasan Lombok Tengah itu pada Jumat (13/10) untuk menjajakan dagangan. “Semalam (14/10) saya lembur sampai jam 12 malam. Itu aja cuma laku dua,” katanya.

Di dalam sirkuit, puluhan ribu penonton sedang asyik menikmati aksi para pembalap top dunia MotoGP beradu kemampuan dengan kecepatan lebih dari 300 km/jam mengitari sirkuit sepanjang 4,3 km tersebut. Cuaca panas tak mereka hiraukan.

Sebelum start, Marc Marquez dkk keliling sirkuit menyapa fans dengan menaiki mobil bak terbuka dalam acara Hero Walk. Penonton bergemuruh menyambut para idola itu. “Fans di Indonesia memang selalu luar biasa,” ujar Fabio Quartararo, pembalap Monster Energy Yamaha.

Juara dunia MotoGP 2021 itu menjadi salah seorang pembalap yang ikut dalam acara Hero Walk. Di akhir balapan, dia juga tersenyum manis setelah meraih podium dengan finis di posisi ketiga.

Luhung Kusonggo, salah seorang penonton asal Jakarta, datang berombongan bersama 20 teman kantornya. Pria yang mengidolakan Marc Marquez itu tahun lalu juga hadir langsung ke Mandalika untuk menyaksikan balapan akbar tersebut.

Luhung melihat penonton tahun ini memang ramai. Namun, jika dibandingkan dengan gelaran perdana tahun lalu, dia merasa euforianya masih kalah. “Tahun lalu itu ramai banget dari depan sampai masuk,” jelasnya bercerita.

Namun, dia mengakui gelaran GP Indonesia tahun ini sudah lebih tertata. Area parkiran mobil yang tahun lalu masih berupa tanah kini sudah dibeton semuanya. Akses masuk dan keluar juga telah dibagi sedemikian rupa. “Kalau ada yang kurang, menurut saya ini shuttle bus-nya. Titik-titiknya kami masih bingung. Harus ada informasi lebih jelas,” ungkapnya.

Muhibbin, salah seorang agen travel yang sedang membawa rombongan penonton ke Sirkuit Mandalika, menyebut penghasilannya meningkat dua kali lipat dari hari biasa saat gelaran MotoGP seperti ini. Tahun ini jumlah kendaraan yang dia sewakan untuk rombongan penonton ajang ini mencapai delapan mobil.

“Ada beberapa permintaan tambahan, tapi saya lempar ke teman-teman travel lain. Bagi-bagi rezeki,” ujarnya.

Sebagai penyedia penyewaan transportasi, Muhibbin mengungkapkan bahwa kendala di acara ini adalah tarif parkir yang masih terlalu mahal. Dia menyebutkan, rombongan pemegang tiket deluxe yang dibawanya masih harus membayar parkir Rp 15 ribu.

“Padahal, harga tiket deluxe sudah 15 juta. Masak tidak include layanan parkir,” tegasnya.

Saat hari H acara, dia juga menyebut masih banyak parkir liar di sekitar sirkuit yang menaikkan harga seenaknya dengan memanfaatkan ramainya pengunjung. “Masak parkir di pinggir jalan sampai Rp 15 ribu. Saya sebagai orang Lombok kadang malu juga sama tamu tiap minta uang parkir. Meski, tamunya tetap bayar juga,” jelas pria yang berasal dari Lombok Barat tersebut.

Di akhir balapan, pembalap Ducati Francesco Bagnaia tersenyum lebar setelah finis di posisi terdepan. Hasil itu membuatnya kembali mengambil alih puncak klasemen pembalap setelah sehari sebelumnya diambil alih oleh Jorge Martin dari Pramac Ducati.

GP Indonesia pun rampung. Idrus dan para pengais rezeki lain bersiap pulang sembari berharap bisa kembali ke tempat yang sama, untuk ajang serupa, tahun depan. (*/c14/ttg/jpg)

 

HASIL BALAPAN GP INDONESIA DI SIRKUIT MANDALIKA (10 BESAR)

  1. Francesco Bagnaia/Ducati/41 menit 20,293 detik (27 lap)
  2. Maverick Vinales/Aprilia/+0,306
  3. Fabio Quartararo/Monster Yamaha/+0,433
  4. Fabio Di Giannantonio/Gresini Ducati/+6,962
  5. Marco Bezzecchi/VR46 Ducati/+11,111
  6. Brad Binder/KTM/+11,228
  7. Jack Miller/KTM/+12,474
  8. Enea Bastianini/Ducati/+12,684
  9. Alex Rins/LCR Honda/+22,540
  10. Aleix Espargaro/Aprilia/+30,468

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru