Monday, 4 May, 2026

Pembangunan PLTA Tanpa Progres

TANJUNG SELOR – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Kayan, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, belum ada progres sama sekali.

Meskipun sebelumnya sudah melakukan pertemuan, bahkan pihak perusahaan memastikan progres di tahun ini. Evaluasi pun telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan.

Bupati Bulungan Syarwani menegaskan, sampai saat ini belum ada informasi yang diterimanya terkait PLTA tersebut. Pihak perusahaan, yakni Kayan Hydro Energi (KHE) belum melaporkan progres. Pihaknya juga tidak melihat langsung kondisi pembangunan fisik di lapangan.

“Jika ada aktivitas, masih sangat-sangat lambat dan minim pembangunan,” tegas Syarwani, Jumat (10/11).

Syarwani mengakui, akan tegas apalagi sudah difasilitasi, termasuk evaluasi berkala. Sementara kewenangan lain, baik dari provinsi maupun pusat untuk percepatan bisa dilakukan oleh pihak perusahaan tersebut. Tim evaluasi Bulungan, bukan hanya fokus pada kawasan industri.

“Pantauan di lapangan, kegiatan land clearing dilakukan PT KHE, khususnya di area Tugu Lima. Tugu itu berdekatan dengan lokasi yang memiliki mata air sebagai sumber air bersih di 3 desa terdekat,” ungkapnya.

Berkaitan perizinan, seperti izin lokasi, sudah tak berlaku dan beralih dengan ketentuan perizinan baru berupa Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR). Adanya PKKPR, secara otomatis izin lokasi tidak berlaku dan harus melakukan perbaikan atau review guna mengikuti regulasi baru.

“Selain kewenangan pemerintah daerah juga ada kewenangan Pemerintah Pusat. Pemkab Bulungan akan memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Pusat, hal-hal yang menjadi evaluasi terhadap pembangunan PLTA itu,” tuturnya.

Hingga saat ini belum ada komunikasi lanjutan. Namun ia menegaskan, jika aktivitas berdampak langsung terhadap masyarakat, maka pihak perusahaan juga harus bertanggungjawab. Apakah dapat penalti, dihentikan atau tidak aktivitas investor tersebut, tidak berada di Pemkab Bulungan, melainkan di pusat.

“Hasil evaluasi disampaikan secara berjenjang ke Pemerintah Pusat. Kami hanya menyampaikan kondisi riil di lapangan,” tutupnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru