Tuesday, 23 June, 2026

Triwulan III Pertumbuhan Ekonomi 4,79 Persen

TANJUNG SELOR – Berdasarkan grafik positif pertumbuhan ekonomi dan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada periode yang sama. Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatatkan indikator pembangunan ekonomi yang berbanding lurus terhadap kesejahteraan sosial masyarakat pada triwulan III 2023.

Pertumbuhan ekonomi Kaltara di angka 4,79 persen pada triwulan III 2023. Sedangkan, angka pengangguran menurun 475 orang, pada waktu yang sama. Potret setengah pengangguran juga menurun sampai 2.212 orang.

Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang mengatakan, faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi Kaltara, antara lain dibukanya tahun ajaran baru 2023/2024 pada Juli dan persiapan sejumlah perayaan ulang tahun kabupaten dan kota.

Pada saat yang bersamaan, ekspor kayu sebagai salah satu komoditas unggulan tercatat mencapai 11,14 juta ton, atau naik dari triwulan sebelumnya sebesar 10,96 juta ton. Potret PMI-BI (Prompt Manufacturing Index) triwulan III-2023 diketahui juga berada di level 52,93 persen.

Angka PMI-BI triwulan III-2023 ini menunjukkan kinerja industri berada pada fase ekspansi. Pertumbuhan PMI-BI ini sejalan dengan perkembangan lapangan usaha industri pengolahan di Kalimantan Utara yang tumbuh sebesar 0,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Itu berdasarkan catatan dari BPS Kaltara yang telah diterima Pemprov Kaltara. Jelas menunjukkan secara perlahan, pertumbuhan ekonomi dapat menurunkan angka pengangguran kita di Kaltara,” terangnya, belum lama ini (26/11).

Dalam laporan tersebut, ditemukan peristiwa aktivitas masyarakat meningkat. Seiring dengan adanya berbagai perayaan Tahun Baru Islam, Hari Kemerdekaan RI, dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Fenomena ini menyebabkan pengeluaran konsumsi rumah tangga semakin meningkat.

“Secara kumulatif, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Provinsi Kalimantan Utara pada Juli-September 2023 mencapai 4.877 kunjungan. Sementara itu, Kaltara catatkan inflasi yang berada di dalam rentang batas yang ditetapkan pemerintah,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Kaltara tidak bisa dilepaskan dari belanja pemerintah daerah yang cukup dominan. Pada triwulan III 2023, Belanja barang dan jasa naik 12,46 persen, belanja modal naik 56,15 persen, belanja bansos naik 486,20 persen dan retribusi daerah naik 27,56 persen. Komponen belanja pegawai yang hanya catatkan penurunan 16,10 persen.

Meski begitu, adanya peristiwa yang sedikit menghambat akselerasi pertumbuhan ekonomi. Faktor tersebut antara lain terjadinya pergeseran momentum hari besar dibandingkan tahun 2022, bencana banjir di Malinau yang menghambat sejumlah aktivitas ekonomi, rata-rata Nilai Tukar Petani Triwulan III-2023 menurun 0,63 persen dibandingkan triwulan II-2023 dan rata-rata HBA triwulan III-2023 yang menurun sebesar 22,09 persen. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru