Tuesday, 23 June, 2026

Hari Ini, Rute Internasional Beroperasi

TARAKAN – Pelayaran dengan rute internasional Tarakan-Tawau direncanakan beroperasi pada hari ini (27/11). Armada yang beroperasi pada rute internasional ini baru ada satu, yakni KM Indomaya.

General Manager PT Pelindo IV Regional Tarakan Rio Dwi Santoso mengatakan, persiapan sudah rampung sejak September 2023 lalu. Namun saat itu terdapat kerusakan pada mesin kapal, yang mengharuskan KM Indomaya harus ke Tawau untuk proses maintenance.

“Rabu, 22 November 2023 tim Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan telah melakukan pengecekan langsung armada Indomaya ke Tawau. Sudah running hari Kamis, dari Tawau ke Tarakan. Untuk Tarakan ke Tawau baru running besok (hari ini, Red). Secara SOP di terminal dan dermaga (Pelabuhan Malundung) sudah siap jauh hari,” terangnya, Minggu (26/11).

Dalam pelayaran internasional ini, nantinya akan melibatkan instansi dari Bea Cukai, Imigrasi, Syahbandar, Kantor Kesehatan Pelabuhan dan Karantina Kesehatan. Adapun tarif untuk Tarakan-Tawau, dewasa Rp 850 ribu dan dan anak-anak dengan usia maksimal 2 tahun Rp 600 ribu.

“Armadanya sudah dinyatakan layak juga,” imbuhnya.

Sementara pembelian tiket Tarakan-Tawau disediakan di gerai PT Indomaya Office Jalan Yos Sudarso dan Malundung Pot atau dapat mengakses www.easybook.com. Sementara itu, kapasitas dalam pelayaran rute internasional ini sebanyak 126 seat untuk rute Tarakan-Tawau dan sebaliknya.

Nantinya tak hanya kapal Indomaya yang terus melayani rute internasional, diprediksi ke depan akan ada penambahan armada. “Kalau kemarin itu informasinya ada dua sampai tiga operator. Tapi prediksi saya, kalau sudah berjalan normal nanti operator lainnya seperti di Nunukan mungkin bergeser ke Tarakan. Analisis kami seperti itu,” tegasnya.

Teknis di Pelabuhan Malundung ada yang berubah dalam pelayaran rute ini. Seperti, pengantar dan penjemput hanya sampai di pintu terminal keberangkatan atau kedatangan. Hal ini untuk mengantisipasi gangguan ketertiban dan keamanan di Pelabuhan Malundung Tarakan.

“Jadi supaya steril juga. Malundung ini sudah berubah SOP-nya karena memang seperti itu. Penumpang nanti masuk ke terminal di cek dulu, ke dermaga kita antar pakai shuttle bus. Jadi aman,” ungkapnya.

Menurutnya, pengoperasian rute internasional ini akan membawa dampak tersendiri khususnya pada sisi ekonomi untuk Pemerintah Kota Tarakan. Hal ini dikarenakan, peminat dari rute Tarakan-Tawau tak hanya masyarakat Tarakan. Ada juga dari luar daerah, seperti Sulawesi dan kabupaten lain di Kaltara.

“Transaksi di sana karena semakin bertumbuhnya ekonomi, pasti dari transaksi. Apalagi bukan hanya masyarakat Tarakan, pasti nanti penginapan atau transportasi akan mendapatkan keuntungan tersendiri,” harapnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru