Friday, 17 April, 2026

Cuaca Terik, Lahan 2 Hektare Terbakar

TARAKAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Jalan Amal Lama RT 03, Kelurahan Pantai Amal, Tarakan Timur, sekitar pukul 13.56 Wita, Minggu (18/2).

Cuaca terik matahari membuat api cepat menyambar pepohonan yang kering, di atas tanah seluas dua hektare. “Saya baru datang, apinya sudah besar. Habis itu saya hubungi Bhabinkamtibmas. Ini lahannya Tamran, tapi dikelola pak Safri dan Fandi,” ucap Ketua RT 03 Kelurahan Pantai Amal, Sunaini.

Ia tidak mengetahui ada unsur kesengajaan dibakar. Namun biasanya penjaga lahan, beraktivitas berkebun. Padahal sebelumnya, ia sudah pernah mengimbau tidak melakukan aktivitas membakar.

“Disini sudah dua kali. Terakhir pada tahun 2020 silam,” imbuhnya.

Perwira Piket, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan, Erik Akbar mengatakan, awalnya melakukan pemadaman secara manual. Setelah itu menggunakan air dari mobil pemadam kebakaran.

“Penanganan pemadaman hampir satu jam. Disini sering terjadi Karhutla. Kabel milik PLN sempat terbakar dan langsung dipadamkan oleh petugas. Kami tidak bisa padamkan kalau masih ada arus listrik,” jelasnya.

Pihaknya menyerahkan penyebab karhutla oleh kepolisian. Menurutnya cuaca terik matahari berpengaruh pada Karhutla. Sebab dalam pekan ini, sudah ada dua kejadian Karhutla di tempat berbeda. “Karhutla di Juata hari Sabtu. Pantauan kami disana terpantau hotspot. Kalau yang barusan kami padamkan, struktur tanah liat, bukan gambut dan tidak ada batu bara,” tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Tarakan Timur Iptu Ridho Aldwiko mengaku masih menyelidiki dugaan penyebab Karhutla. Namun dari keterangan dua penjaga lahan Safri dan Fandi mengakui, menyalakan api di sekitar TKP pukul 09.00 Wita. Namun kedua saksi tersebut mengaku, sudah memadamkan api sekitar pukul 11.00 Wita sebelum meninggalkan pondok.

“Nanti dari Unit Satreskrim Polres Tarakan kroscek lagi untuk pembuktiannya. Apakah memang disebabkan yang dibakar atau dari faktor lain. Sementara ini baru tiga, dari dua penjaga lahan dan ketua RT yang kami mintai keterangan. Penjaga lahan itu tinggal di pondok dekat situ lokasi lahan yang terbakar,” singkatnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru