Thursday, 16 April, 2026

Batasan Pembelian BBM Dikeluhkan Nelayan

TARAKAN – Nelayan di wilayah Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan Tengah mengeluhkan kurangnya pasokan BBM Subsidi. Saat ini, jumlah nelayan di wilayah pesisir Selumit Pantai berkisar 1.000-an lebih nelayan. Sementara BBM Subsidi yang diterima hanya 400 liter per bulan bagi satu orang nelayan.

Ketua RW 02 Kelurahan Selumit Pantai Rusli mengatakan, awalnya BBM Subsidi yang diterima lebih dari 400 liter per bulan untuk setiap satu nelayan. Karena banyaknya rekomendasi baru yang diberikan Dinas Perikanan Tarakan kepada nelayan, membuat kuota BBM menjadi berkurang.

“Kami harapkan ada penambahan di wilayah pesisir, terutama Jembatan Besi. Awalnya kami diprioritaskan 800 liter per bulan,” keluhnya, belum lama ini.

Ia mengaku, sudah pernah mengadukan hal ini ke DPRD Tarakan. Tapi belum mendapatkan kepastian. Pihaknya, enggan menduga apakah ada indikasi penimbunan. Menurutnya, kuota BBM Subsidi ini seharusnya tidak berubah. “Mungkin ada batas-batasan kalau banyak rekomendasinya, maka kuotanya berkurang. Dulu itu normal, karena rekomendasinya sedikit,” ungkapnya.

Menanggapi ini, Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar menegaskan, akan menjaga hak-hak nelayan yang seharusnya dipenuhi. Namun pihaknya masih harus melakukan penyelidikan, terhadap keluhan dari masyarakat. “Jika kami temukan (indikasi penyimpangan), akan ada sanksi pidana yang kami terapkan,” tegasnya.

Informasi awal yang diberikan ke pihaknya, hanyalah kuota yang berkurang dari sebelumnya. Pihaknya juga tengah melakukan penyelidikan pengelolaan BBM Subsidi. Namun, pihaknya mendapatkan kendala lantaran informasi terbatas yang diberikan masyarakat.

Pihak kepolisian akan melakukan pengecekan terhadap data antara BBM Subsidi dengan penerimanya. Dikhawatirkan, penerima BBM Subsidi juga tak tepat sasaran. “Tata kelola BBM Subsidi kan memang sudah diatur, nelayan boleh mengisi pakai jeriken. Tapi harus ada rekomendasi memang, mereka berhak menerima subsidi itu,” tuturnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru