TARAKAN – Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kaltara terus melakukan penyelidikan pada perkara narkotika jenis sabu seberat 7 kg, yang diamankan pada 4 Februari 2024.
Namun polisi masih terkendala pengejaran terhadap orang yang diduga sebagai pengendali dari Tawau, Malaysia. Direktur Polairud Polda Kaltara, Kombes Pol Bambang Wiriawan melalui Kasubdit Gakkum, Kompol Yudhi Franata menjelaskan, ada dua orang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang masih dilakukan penyelidikan. Yakni DPO yang berada di Tawau, Malaysia dan Berau, Kalimantan Timur (Kaltim).
Ia mengaku, ada informasi yang terputus antara dua tersangka AS, SR dan DPO. Diduga, DPO yang ada di Berau sudah lebih dulu tahu, jika kaki tangannya diringkus polisi. Sehingga DPO berhasil melarikan diri. Sementara untuk DPO yang juga pengendali di wilayah Tawau juga masih dalam lidik kepolisian.
“Kendalanya ada perbedaan di nomor handphone. Terkadang kami dapat nomor WhatsApp tapi sudah tak aktif,” ungkapnya.
Pihaknya masih mendalami asal muasal sabu seberat 2 kg yang dibeli SR, saat diamankan di salah satu losmen di Tarakan. Namun keseluruhan barang bukti dengan jumlah 7 kg itu, semuanya akan dibawa ke Balikpapan oleh SR. “Kalau AS itu 5 kg, asalnya dari Tawau. Kalau 2 kg ditangan SR ada di losmen. Itu asalnya dari Tarakan,” ungkapnya.
Pihaknya masih mendalami saksi dari kasus ini, yakni istri SR yang ditemukan tengah bersama SR di salah satu losmen. Namun, istri SR mengaku tak mengetahui jika suaminya akan membawa sabu.
“Masih ada keterangan yang berubah-ubah dan perlu kami dalami lebih lanjut,” imbuhnya.
Dalam kasus ini, Ditpolairud Polda Kaltara menerbitkan 2 laporan polisi lantaran diamankan di dua TKP berbeda. Saat ini, berkas perkara keduanya sudah masuk ke tahap satu. Sementara, barang bukti sabu 7 kg telah dimusnahkan dengan cara dilarutkan ke dalam air yang dicampur cairan pemutih pakaian.
Diberitakan sebelumnya, personel Ditpolairud Polda Kaltara mendapat informasi pengiriman sabu dari Sebatik ke Tarakan pada 4 Februari 2024. Selanjutnya petugas mendapati SR yang tengah mengisi BBM speedboat di perairan Juata Laut, Tarakan Utara. (kn-2)


