Saturday, 4 April, 2026

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Bunyu, Masih Diaudit

TANJUNG SELOR – Penyelidikan terhadap proyek pembangunan Rumah Sakit Bunyu masih dilakukan. Kasus pembangunan Rumah Sakit Pratama Bunyu terus berkembang.

Polda Kalimantan Utara (Kaltara) pun mengaudit internal terhadap proyek tersebut. Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya melalui Dirkrimsus Kombes Pol Ronald Ardiyanto Purba mengungkapkan, hasil audit internal akan diserahkan kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kaltara. Untuk memastikan adanya dugaan kerugian negara.

Tim ahli audit konstruksi telah melakukan penilaian terhadap bangunan dan sedang menunggu hasil perhitungan dari BPKP. “Kami telah mendatangkan ahli konstruksi dari Universitas Borneo. Untuk menilai, apakah bangunan itu sesuai spesifikasi yang ditetapkan,” terangnya, Jumat (8/3).

Dalam proses audit yang sedang berlangsung, koordinasi telah dilakukan dengan BPKP Perwakilan Kaltara. Untuk mengestimasi kerugian negara yang mungkin timbul dari pembangunan tersebut.

Penyelidikan ini dilakukan menyusul adanya dugaan korupsi, dalam proses pembangunan rumah sakit yang bernilai Rp 40 miliar. Pihak kepolisian berhati-hati dalam penyelidikan dan berkomitmen untuk transparansi serta menghargai prosedur yang ada.

“Masih terlalu dini untuk menyimpulkan kesalahan apa yang terjadi. Namun kami sedang mencari tindakan yang melawan hukum dan berapa kerugian negara yang ditimbulkan,” tegasnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru