TARAKAN – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Kalimantan Utara (Kaltara) Ibnu Saud menyatakan, siap maju di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Tarakan.
Nama Ibnu Saud masuk dalam bursa daerah, setelah beredar foto dirinya dipasangkan dengan figur lain untuk maju di Pilwali Tarakan. Figur lain, mantan anggota DPRD Tarakan Arvan Taufiq menyatakan, sikap maju dalam Pilwali Tarakan.
“Kalau ditanya apakah saya siap? Kalau Gerindra ini, kalau diperintahkan, tidak ada yang tidak siap, harus siap. Namun, saya tidak ingin asal maju. Kami perlu melihat peta politik di lapangan. Seperti koalisi partai serta peluang memenangkan pemilihan,” terang Ibnu Saud, Kamis (14/3).
Ibnu Saud mengaku, punya modal untuk maju dengan basis konstuennya atau mengacu hasil Pemilu 2024. Sebab ia sendiri mampu meraup 5.000 suara pemilihan DPRD Kaltara, untuk daerah pemilihan Tarakan.
“Partai Gerindra berhasil menjadi pemenang Pileg DPRD Tarakan, dengan meraih suara terbanyak dan berhak mendapatkan 5 kursi. Partai Gerindra meraih 1 kursi di Dapil Tarakan Tengah, 1 kursi di Dapil Tarakan Timur, 2 kursi di Dapil Tarakan Barat dan 1 kursi di Dapil Tarakan Utara, dengan total 21.621 suara,” sebutnya.
Sementara, Arvan Taufiq menyatakan siap maju di Pilwali kota Tarakan yang rencananya akan digelar pada November 2024 mendatang. Bahkan tim suksesnya menyatakan siap all out untuk memenangkan Arvan.
“InsyaAllah saya siap, kami akan all out. Kami sudah komunikasikan dengan keluarga, insya Allah semua sudah merestui, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk deklarasi,” tegasnya.
Pihaknya bersedia maju di jalur independen maupun usungan partai politik. Namun intinya, pihaknya menginginkan untuk mensejahterakan dan mengabdi kepada warga Kota Tarakan. Saat ini, pihaknya masih melihat perkembangan politik ke depan. Pria yang merupakan alumni PPKIA Tarakan itu, bersama tim, keluarga dan kerabat akan menggiatkan berbagai kegiatan untuk kepentingan sosialisasi.
“Termasuk menemui sejumlah tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan pemilik berbagai kepentingan di Kota Tarakan untuk meminta restu,” pungkasnya. (kn-2)


