Sunday, 19 April, 2026

Pastikan Stok Ayam Aman hingga Lebaran

TARAKAN – Memastikan ketersediaan ayam potong terpenuhi jelang Ramadan nanti, Dinas Peternakan dan Tanaman Pangan (Disnaktangan) Tarakan melakukan pertemuan dengan semua pelaku usaha ayam inti.

Hasil pertemuan sudah dipastikan, persiapan kebutuhan ayam segar cukup hingga Idul Fitri. Kepala Disnaktangan Tarakan Elang Buana menyebutkan, sudah mendatangkan Day Old Chicken (DOC), anak ayam umur sehari sebanyak 355 ribu. Dari hasil itu kemungkinan bisa di panen sekitar 600 ton lebih.

“Kami pastikan bisa memenuhi kebutuhan hingga Idul Fitri. Belum lagi daging ayam beku juga ada. Mudahan, tidak kurang dan tidak lebih. Kalau tiba-tiba pandemi, jumlah kasus meningkat lagi, tak ada yang boleh terima tamu waktu Lebaran,” ujarnya, Selasa lalu (22/3).

Ia mengatakan tidak memelihara DOC lebih banyak atau tidak lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. Tetapi, lebih menghitung jumlah kemungkinan kebutuhan. Agar para peternak tidak mengalami kerugian, apabila harga terlalu rendah karena ayam potong banjir di pasaran.

“Kalau kebutuhan kurang, harga mahal, kasihan juga masyarakat. Kalau kurang, kami sudah siapkan juga ayam beku. Kami perkirakan tak ada kenaikan harga sampai di menjelang lebaran nanti,” ungkapnya.

Saat ini, kebutuhan DOC sudah bisa terpenuhi dari Tarakan. Memelihara DOC ini untuk memprediksi kebutuhan-kebutuhan Lebaran. Mesti selama beberapa tahun ini sempat mengalami kesulitan memprediksi kebutuhan masyarakat, akibat pandemi Covid-19.

Terutama saat peternak siap memanen ayam, ternyata pemerintah mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun, jika ketersediaan DOC dikurangi dan dikeluarkan kebijakan kelonggaran kegiatan masyarakat. Maka dipastikan ayam potong di pasaran berkurang.

“Sebelumnya kan sudah beberapa bulan dulu itu sampai delapan bulan kelebihan. Karena PPKM, sedangkan jumlah ayam potong banyak. Perkiraan kuota yang kami lakukan, semoga tidak meleset,” harapnya.

Sama halnya dengan kebutuhan pangan lain, pihaknya akan mengundang distributor untuk memastikan kebutuhan cukup. Seperti ketersediaan beras dan gula maupun minyak goreng yang harus dipastikan cukup.

Disnaktangan sudah kerja sama dengan para agen dan produsen yang ada di Jawa. Seperti masalah minyak goreng. Sementara ini, diupayakan kebutuhan cukup hingga menjelang hari raya. Perhitungan berdasarkan kebutuhan tahun-tahun sebelumnya dan melihat jumlah penduduk maupun rumah tangga. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru