Tuesday, 28 April, 2026

Kinerja OPD Tak Memuaskan Bisa Diberi Sanksi

TANJUNG SELOR – Kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kaltara masih perlu ditingkatkan. Bahkan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) memberikan penilaian, kinerja OPD masih kurang memuaskan.

Menurut Ketua TGUPP Kaltara Bastian Lubis, jajaran OPD harus dapat meningkatkan kinerja. Seperti meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga meningkatkan penerimaan asli daerah (PAD). “Kami telah melakukan rapat dengan OPD di Pemprov Kaltara. Kita ingin mempercepat dan memfasilitasi OPD agar kinerja mencapai sasaran yang ditetapkan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah),” terangnya, Kamis (21/4).

TGUPP juga mendapatkan laporan  kinerja tiga bukan terakhir. Ia menegaskan agar OPD bisa memaksimalkan kinerja. Sebab akan dilakukan evaluasi tiga bulan sekali. “Pendapat subyektif saya, dari laporan tiga bulan lalu, landai sekali aktivitasnya. Covid-19 belum selesai, kita dikejar waktu,” ujarnya.

Bastian menilai jika IPM yang rendah dan survei kebahagiaan Kaltara tinggi. Namun, itu hasil secara akademik. Kenyataanya, yang membuat stimulus kemajuan daerah merupakan kinerja APBD. Jika selama tiga bulan target tidak bisa dicapai. Maka pihaknya akan memberikan masukan kepada gubernur untuk mengevaluasi.

“Tiga bulan lagi tidak ada kemajuan, kita kasih tindakan. Kalau tak capai kinerja, pasti akan ada sanksi. Hak mereka sudah diberikan, maka dari itu kita tuntut kinerjanya,” ungkap Bastian.

OPD diminta punya rencana strategis anggaran. Seperti yang akan dicapai tiga bulan ke depan. Kemudian, harus berpikir memberikan stimulus dan multiplier effect ke masyarakat. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru