Thursday, 30 April, 2026

Kelompok Khilafatul Muslimin Bakal Dilakukan Pembinaan

TARAKAN – Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Dalam Masyarakat (Pakem) Kota Tarakan, melakukan rapat koordinasi (rakor). Hal itu terkait adanya kelompok Khilafatul Muslimin di Kota Tarakan.

Rakor tersebut langsung dipimpin Ketua tim Pakem, yang diketahui merupakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan. Kepala Kejari Tarakan Adam Saimima membenarkan, kelompok Khilafahtul Muslimin sudah ada di Kota Tarakan. Dari hasil rakor, tim Pakem sepakat kelompok Khilafatul Muslimin di Kota Tarakan akan dilakukan pembinaan lebih lanjut.

“Jadi mereka beranggotakan 10 orang, itu pun hanya internal mereka atau keluarga-keluarga mereka saja,” katanya, Senin (27/6).

Tim Pakem sudah sepakat terhadap para kelompok Khilafatul Muslimin, akan dilakukan pendekatan persuasif oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forum Kerukunan Umat beragama (FKUB). Saat ini pihaknya mendapati para kelompok Khilafatul Muslimin masih tetap berjiwa NKRI.

“Mereka menjalani hidup secara hidup normal. Mereka masih salat di masjid bersama masyarakat umum, anak mereka di sekolah umum dan bayar pajak. Jadi memang mereka menyatakan masih NKRI, tidak ada bicara khilafah seperti di daerah lain,” tegasnya.

Terhadap papan nama Khilafatul Muslimin saat ini sudah diturunkan. Dari pengakuan para Khilafatul Muslimin, mereka hanya ikut pengajian dan memiliki pimpinan di Balikpapan. Hingga saat ini tidak ada gerakan mencurigakan, yang ditemukan dari kelompok Khilafatul Muslimin.

Bahkan, para kelompok tersebut juga tidak ada ditemukan indikasi mencari pengikut di masyarakat. Mesti begitu, tim Pakem tetap akan melakukan pemantauan terhadap para kelompok tersebut sambil dilakukan pembinaan lebih lanjut. “Nanti pengawasan akan dilakukan oleh pihak kepolisian. Selain kelompok ini, kami juga tetap lakukan pemantauan terhadap kelompok saksi Yehuwa,” pungkasnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru