Thursday, 30 April, 2026

Ekonomi Kaltara Tumbuh Meningkat 3,98 Persen

TANJUNG SELOR – Pada tahun lalu, ekonomi Kalimantan Utara (Kaltara) tumbuh 3,98 persen, jika dibandingkan tahun 2020. Disebabkan pertumbuhan hampir semua lapangan usaha.

Berdasarkan sumber pertumbuhan ekonomi Kaltara tahun 2021 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, tertinggi berasal dari lapangan usaha pertambangan dan penggalian sebesar 1,72 persen. Lalu, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor 0,8 persen. Kemudian pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 0,62 persen.

“Ada juga Informasi dan komunikasi 0,25 persen. Industri pengolahan 0,22 persen. Sedangkan lapangan usaha lainnya kurang dari 0,2 persen,” sebut Kepala BPS Kaltara Tina Wahyufitri, Senin (7/2).

Struktur perekonomian Kaltara menurut lapangan usaha tahun 2021 masih didominasi empat lapangan usaha utama. Mencakup pertambangan dan penggalian 26,72 persen. Lalu, pertanian, kehutanan dan perikanan 16,34 persen. Konstruksi sebesar 13,68 persen dan perdagangan besar-eceran seperti reparasi mobil dan sepeda motor 12,49 persen.

“Peranan keempat lapangan usaha itu dalam perekonomian Kaltara mencapai 69,23 persen,” terangnya.

Ekonomi Kaltara sampai dengan tahun 2021 tumbuh sebesar 3,98 persen. Terjadi pada hampir semua komponen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pengeluaran. Kecuali komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (P-KP) dan komponen Pengeluaran.

Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT), yang mengalami kontraksi pertumbuhan masing-masing 1,30 persen dan 0,93 persen.  Pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen ekspor barang dan jasa 10,86 persen. Diikuti komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) 2,98 persen. Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) 0,65 persen.

“Komponen impor barang dan jasa, yang merupakan faktor pengurang dalam PDRB menurut pengeluaran, mengalami pertumbuhan 13,72 persen,” jelasnya.

Struktur PDRB Kaltara menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku tahun 2021, tidak menunjukkan perubahan. Perekonomian Kaltara masih didominasi oleh komponen ekspor barang dan jasa 118,51 persen. Komponen PMTB 32,94 persen, komponen PK-RT 14,99 persen dan komponen PK-P 7,87 persen. Komponen PK-LNPRT 0,78 persen dan komponen perubahan inventori 0,35 persen. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru