TARAKAN – Untuk meningkatkan jiwa nasionalisme bagi warga binaan, Kodim 0907 Tarakan melaksanakan upacara bendera di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan, Senin (7/2).
Ratusan warga binaan turut andil untuk dilakukan pembinaan dan kedisiplinan. Komandan Kodim 0907 Tarakan Letkol Infanteri Reza Fajar Lesmana mengatakan, upacara bendera yang biasa dilakukan, kali ini sangat berbeda. Sebab, selain melibatkan personel Kodim 0907 Tarakan dan petugas Lapas, peserta upacara mengajak warga binaan.
“Ini juga salah satu bentuk sinergitas antara instansi yang harus tetap terjaga dengan baik,” jelasnya.
Ia menegaskan, upacara pengibaran bendera merah putih yang dilaksanakan, mempunyai makna dan menumbuhkan sikap disiplin. Selain itu, menumbuhkan rasa cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bangsa yang besar, dan berjiwa nasionalisme.
Dimasa pandemi Covid-19, ia mengimbau kepada warga binaan untuk tetap melakukan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Terlebih lagi mengantisipasi adanya varian baru Covid-19 yang kini melanda hampir di seluruh dunia. “Kami harap di lingkungan Lapas juga menjaga kondisi dan vitalitas tubuh, dengan tetap menjalani protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) pada Lapas Kelas IIA Tarakan Chandra Ariyansyah mengatakan, selain menjaga kondusifitas, warga binaan juga mencegah paham radikalisme.
Menurutnya, munculnya paham radikalisme dan intoleran bisa menghilangkan kondusifitas di dalam lapas.
“Ini bentuk sinergitas kami bersama Kodim (0907 Tarakan). Perwakilan warga binaan sebagai peserta upacara juga antusias. Kami harap di lapas terus kondusif,” harapnya. (kn-2)


