Sunday, 19 April, 2026

SAE Sempat Ditutup Selama 7 Bulan

NUNUKAN – Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas IIB Nunukan, membuka sebuah destinasi wisata yang merupakan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), setelah sekitar 7 bulan ditutup untuk umum.

Kalapas Kelas IIB Nunukan I Wayan Nurasta Wibawa mengatakan, terus berupaya meningkatkan dan mengembangkan SAE. “SAE Lapas Kelas IIB Nunukan (LaNuka) kini kembali lagi dibuka untuk umum,” ujarnya, Minggu (21/8).

SAE LaNuka tersebut merupakan sarana pembinaan keterampilan dan kemandirian bagi narapidana, melalui kegiatan produktif dan mengedukasi masyarakat. Terhadap kegiatan pembinaan kemandirian yang dilakukan Lapas. Keberadaan SAE merupakan salah satu instrumen strategis, dalam melaksanakan pembinaan melalui program asimilasi.

“Pada masa asimilasi, warga binaan diberikan kegiatan untuk mengembangkan kreativitas maupun menggali potensi keterampilan. Untuk mempersiapkannya, agar menjadi warga negara yang aktif dan produktif dalam pembangunan dan memiliki bekal ketika kembali pada masyarakat,” bebernya.

Menurut Wayan, semua ini tidak akan terlaksana tanpa dukungan dari Kemenkumham, pimpinan Kanwil maupun Pemkab Nunukan serta Forkopimda Nunukan. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru