Sunday, 26 April, 2026

PT KHE Klaim Sesuai Jadwal

PEMBANGKIT Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan yang digarap PT Kayan Hydro Energy (KHE) dipastikan berjalan sesuai jadwal dan lancar. Hal itu diungkapkan Direktur Operasional PT KHE Khaerony.

Menurut dia, PLTA ini nantinya memiliki sumber daya listrik yang terintegrasi dan menjadi sumber listrik utama Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan.

PT Indonesia Strategis Industri (ISI) merupakan pengelola kawasan industri. Sedangnakn PT Pelabuhan Internasional Indonesia (PII), pengembang pelabuhan internasional untuk mensupport kawasan industri. Dengan nilai investasi mencapai lebih dari 17 miliar dolar AS.

“Selain dari internal, PT KHE menggandeng rekanan asing. Salah satunya Sumitomo dari Jepang,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya tengah mengerjakan pembangunan jalan dari jalan PU (Kementerian Pekerjaan Umum) terdekat menuju titik bendungan Kayan I yang jaraknya kurang lebih 12 km. PLTA Kayan Cascade I ditargetkan kelar 2026 mendatang. Diupayakan tahun 2025 jika kondisi lancar. Karena pembangunan PLTA ini sangat tergantung cuaca. Tidak ada yang bisa memprediksi kondisi di lapangan.

Untuk Cascade 2-5 juga paralel dikerjakan. Sementara untuk Cascade 2-5 masing-masing butuh waktu 2-3 tahun dari Cascade I.

“Sangat optimis bisa berjalan sesuai target. Karena untuk Cascade I semua izin sudah selesai. Sementara Cascade 2-5 izin juga sudah lengkap,” jelas Khaerony.

Adanya pembangunan PLTA ini memiliki prospek yang bagus dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar lokasi. “Secara umum dukungan warga sekitar untuk pembangunan bendungan Kayan cukup bagus. Termasuk dukungan pemerintah daerah dan pusat,” ungkapnya.

Dalam pengerjaan proyek ini, PT KHE sengaja melibatkan kontraktor dan tenaga kerja lokal. Pemberdayaan kontraktor dan tenaga kerja lokal bukan tanpa alasan. Agar masyarakat sekitar merasakan juga manfaat proyek ini.

“Untuk pembangunan jalan maupun pekerjaan lainnya sudah ada empat vendor yang terlibat. Semuanya dari daerah setempat. Termasuk tenaga kerja juga dari warga kampung sekitar proyek,” tutupnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru