TANJUNG SELOR – Turap atau sheet pile yang berada di Jalan Sabanar Baru, Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kabupaten Bulungan, kembali ditabrak KM Mitra Anugrah II yang memuat semen, sekitar pukul 20.55 Wita, pada Senin (29/8) lalu.
Kapal menabrak sheet pile diduga karena medan sungai, ditambah kekuatan arus sungai yang saat kejadian sangat deras. Dari kejadian itu, nakhoda kapal sudah diperiksa untuk selanjutnya dibuatkan berita acara pemeriksaan (BAP).
Menurut Pelaksana Harian (Plh) Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tanjung Selor Mulyono, awalnya kapal melintas di alur sungai Tanjung Selor, sekitar pukul 18.12 Wita dengan kecepatan rendah. Ketika memasuki Sungai Sabanar Lama kapal tidak bisa dikendalikan karena arus deras.
“Akibat ditabrak kapal, bagian atas turap mengalami kerusakan,” terangnya, kemarin (30/8).
UPP Kelas II Tanjung Selor pun telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bulungan. DPUPR telah melakukan pendataan terhadap kerusakan turap.
Penabrakan turap sungai oleh kapal kargo, bukan pertama kali terjadi. Pasalnya, beberapa tahun sebelumnya insiden yang sama sudah pernah terjadi. Bahkan, persoalan ini sudah beberapa kali dibahas dengan pemerintah daerah, agar ada solusi terhadap alur pelayaran tersebut.
“Selama ini kapal yang melintas di alur sungai itu sulit untuk menghindar. Karena arusnya deras dan tikungan tajam. Pusaran air juga mengarah ke jalur turap,” ungkapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Bupati Bulungan Syarwani mengaku belum menerima informasi terkait hal tersebut. Bupati meminta maka pemilik kapal bisa bertanggung jawab. “Saya belum melihat di lapangan. Kalau itu terjadi, pemilik kapal harus bertanggung jawab,” singkat Syarwani. (kn-2)


