Wednesday, 29 April, 2026

Memasuki Area Polres Tarakan, Wajib Scan Barcode Pedulilindungi

TARAKAN – Pesan berantai wajib scan barcode aplikasi Pedulilindungi untuk seluruh masyarakat yang masuk ke Polres Tarakan, beredar sejak Selasa (8/2).

Seluruh personel Polres Tarakan juga wajib melakukan cek in di aplikasi Pedulilindungi. Jika tidak dapat menunjukkan kartu vaksin satu dan kedua. Kapolres Tarakan AKBP Taufik Nurmandia mengatakan, scan barcode di aplikasi sudah mulai dilakukan saat memasuki Mako Polres Tarakan.

Namun penerapan saat ini rata-rata dipenuhi personel Polres Tarakan. Aktivitas tersebut merupakan bentuk ketegasan, setelah scan barcode Pedulilindungi mulai diterapkan di seluruh instansi.

“Jika tak memiliki handphone bisa menunjukkan kartu vaksin. Ini sebagai penegasan saja, silakan yang masuk scan barcode. Kami tidak kaku juga pelaksanaannya, tetap orang yang belum di vaksin akan dilayani,” tuturnya, Rabu (9/2).

Warga yang belum mendapatkan vaksin saat akan memasuki lingkungan Polres Tarakan. Nantinya diminta untuk mendaftarkan diri, lalu disuntik vaksin. Mesti nantinya keluhan dan aduan masyarakat akan tetap dilayani.

“Ya cuma kami tawarkan untuk vaksinasi dulu. Kan ini untuk keamanan kita semua. Supaya tidak meningkat (kasus terkonfirmasi positif Covid-19) seperti dulu. Karena di Jakarta, dulu tertinggi untuk Delta. Sekarang sudah terlampaui oleh Omicron,” ujarnya.

Selain melakukan percepatan vaksinasi, pengawasan protokol kesehatan (prokes) turut menjadi perhatian. Sebab instruksi sudah disebarkan oleh Pemerintah Pusat.

Lebih lanjut, kata Taufik, Polres Tarakan bersama Polda Kaltara melalui Rumah Sakit Bhayangkara dan Dokkes terus melakukan vaksinasi kepada masyarakat. Bahkan, pemerintah daerah dan TNI masih melaksanakan vaksinasi secara massal atau mandiri di fasilitas kesehatan masing-masing. Sekaligus melakukan vaksinasi booster.

Pihaknya masih menyelesaikan vaksin Booster untuk para personel Polres Tarakan. Sedangkan vaksinasi kepada masyarakat masih menunggu suplai vaksin. “Vaksin ada dari Polda ke Polres untuk personel dulu. Sekarang ini baru sekitar 600 dosis. Nanti kalau selesai baru lanjut ke masyarakat,” tutupnya.

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru