Thursday, 23 April, 2026

Polisi Buru Pelaku Utama Pencurian

TARAKAN – Salah seorang pelaku berinisial UT, yang diduga akan melakukan pencurian di salah satu gudang jasa dekorasi di Jalan Aki Pingka RT 8 Kelurahan Karang Harapan, Tarakan (sebelumnya Jalan Pangeran Aji Iskandar), dibekuk Satuan Reskrim Polres Tarakan pada Senin (3/10).

UT bersama seorang rekannya hendak melakukan pencurian. UT bertugas menunggu di atas sepeda motor untuk melihat situasi. Sementara seorang rekannya masuk ke dalam rumah. Saat rekan UT masuk ke dalam rumah untuk mencari barang yang hendak dicuri. Tapi aksinya tersebut tertangkap basah oleh Fauzan Dewa yang sedang berada di dalam gudang, sekira pukul 04.00 Wita, Senin (3/10) lalu.

Akhirnya korban Fauzan bergelut dengan pelaku hingga mengakibatkan luka karena timpasan parang di bagian kepala. Sehingga kedua pelaku langsung melarikan diri.

“Pelaku masuk ke dalam rumah korban, untuk mencuri atau mengambil barang berharga. Saat menjalankan aksinya, korban terbangun dan melakukan perlawanan,” kata Kapolres Tarakan AKBP Taufik Nurmandi melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Aldi, Selasa (4/10).

Pelaku panik setelah ketahuan masuk ke dalam rumah oleh korban. Sehingga secara reflek melakukan penganiayaan terhadap korban. Pelaku sempat melarikan diri, saat teman-teman korban terbangun hendak menangkap pelaku.

Saat dilakukan penyelidikan, pihaknya mengindentifikasi kedua pelaku, berinisial UT dan seorang rekannya. UT diamankan di sekitar Juata Korpi. Pengakuan UT, dalam aksinya yang tertangkap basah ini, bertugas memantau situasi dengan sistem antar jemput.

“UT standby di luar menggunakan motor. Kalau temannya selesai melakukan aksi, langsung dijemput. UT kami amankan sekira pukul 19.00 Wita bersama sepeda motor yang saat itu digunakan untuk melancarkan aksinya,” tuturnya.

Teman UT yang merupakan pelaku utama, masih dalam pengejaran. Saat kejadian, menurut keterangan UT, setelah melihat temannya gagal melakukan pencurian. Ia lantas mengantarkan temannya ini ke rumahnya. Keduanya kemudian berpisah untuk melarikan diri.

“Apa yang bisa diambil, ya langsung dicuri. Kalau ada uang atau handphone langsung dicuri,” imbuhnya.

UT dan temannya ini diduga merupakan pelaku pencurian amatir dan hanya memanfaatkan situasi aman. Setelah menentukan rumah yang akan dicuri. Saat melakukan aksinya ini, rekan UT membawa parang untuk menjaga diri.

“Sarung parangnya sempat tertinggal di lokasi kejadian, sudah kami amankan sebagai barang bukti,” tandasnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru