Thursday, 30 April, 2026

Pengadaan GeNose Tahun Ini Tak Dianggarkan

TANJUNG SELOR – Pada awal tahun lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara telah mempersiapkan anggaran untuk pengadaan GeNose. Dengan besaran anggaran yang dialokasikan Rp 1 miliar.

Akan tetapi, pada tahun ini, pengadaan GeNose tersebut tidak dianggarkan. Karena anggaran yang dialokasikan akan digunakan untuk kebutuhan lain. “Salah satunya digunakan untuk kepentingan penanganan Covid-19 di Kaltara. Kita geser anggarannya,” terang Kepala Dinkes Kaltara Usman, Senin (14/2).

Dinkes lebih fokus terhadap penanganan Covid-19. Mengingat saat ini GeNose tidak lagi direkomendasikan menjadi alat skrining Covid-19. Pengadaan alat buatan UGM tersebut dirasa sudah tidak lagi diperlukan. “Karena memang tidak direkomendasikan dan sekarang yang digunakan antigen dan PCR,” jelasnya.

Namun, untuk PCR juga kurang efektif. Khususnya untuk mengetahui masyarakat terpapar Omicron atau tidak. Hal ini berdasarkan sejumlah kajian yang dilakukan. “Kita sudah ada, cuma alat dan modul lagi supaya PCR bisa membaca. Ada alat lagi, harus disiapkan sehingga bisa membaca Omicron,” ujarnya.

Terkait dengan beda virus, lain lagi modul alat tesnya. Dinkes akan melakukan komunikasi untuk memperoleh alat deteksi Omicron tersebut. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru