Friday, 26 June, 2026

Bonus Atlet Tarakan Belum Jelas

TARAKAN – Saat ini, Kontingen Kota Tarakan masih memimpin klasemen sementara perolehan medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) I Kaltara dengan mengumpulkan 242 medali. Rinciannya 90 emas 79 perak dan 73 perunggu, meninggalkan jauh dengan 4 kabupaten lainnya.

Namun, hal yang disayangkan, belum ada kejelasan bonus atlet asal Tarakan yang meraih medali di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) I Kaltara.

Padahal beberapa pengurus cabang olahraga (Cabor) di Tarakan, sangat mengharapkan bonus kepada atlet yang sudah meraih prestasi. “Semoga bonus untuk atlet bisa terealisasi. Mudahan Pemkot Tarakan ada perhatiannya kepada atlet kami,” ujar Ketua Panitia Cabor Panahan Taufiq Chusyairi usai tiba di Tarakan, Selasa (20/12).

Selain itu, ia juga mengeluhkan venue pertandingan panahan yang tidak sesuai standar. Karena cuaca hujan juga, menyebabkan kendala yang dihadapi atlet. Ia menegaskan, venue pertandingan Panahan seharusnya dengan struktur tanah. Namun yang digunakan panitia merupakan paving block.

“Harapannya ke depan sesuai dengan standar nasional dan apa yang kami inginkan. Karena kami tahun depan ada kejurnas di Tarakan,” ujarnya.

Meski minim anggaran yang hanya diberikan Rp12,5 juta, pihaknya mengapresiasi kinerja pengurus cabor Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kaltara. Termasuk dukungan orang tua atlet. Sebab, dukungan tersebut diberikan berupa materiil maupun inmteriil.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Tarakan Agustina Momongan menegaskan, belum mendapat perintah dari Wali Kota Tarakan Khairul. Sehingga ia tidak bisa memastikan realisasi bonus. “Itu tentunya kebijakan Wali Kota. Saya belum bisa bicara banyak. Tergantung kekuatan anggaran juga,” singkatnya.

Di sisi lain, beberapa atlet sudah kembali ke Tarakan usai berlaga di Kabupaten Bulungan. Selama berada di Kabupaten Bulungan, Ketua Kontingen Tarakan Suparlan mengakui atlet tidak menemukan kendala. Hanya saja, fasilitas venue dan transportasi tidak seperti yang diharapkan.

“Tapi itu bisa kami atasi dan maklumi. Karena kita provinsi yang baru terbentuk dan pelaksanaan Porprov ini yang pertama kali. Pasti ada kekurangan dimana-mana,” tuturnya.

Namun demikian, atlet asal Tarakan bisa melewati kendala itu semua. Sehingga beberapa cabor bisa meraih juara umum. Sebelumnya, pihaknya hanya menargetkan untuk meraih medali sebanyak-banyaknya.

“Salah satunya renang dan atletik sepertinya bisa meraih medali. Paling tidak bisa bersaing dengan kabupaten lain. Sehingga memastikan sebagai juara umum,” harapnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru