TIDENG PALE – Pencarian terhadap korban berinisial LT yang diterkam buaya, sudah memasuki hari ketiga. Dalam pencarian tersebut pun hasilnya masih nihil, kemarin (17/2).
Bahkan proses pencarian dengan menyisir dari titik awal diterkam buaya hingga di Sungai Supa. Yang jaraknya sekitar 800 meter. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KTT Darwis mengatakan, telah menerjunkan personel, mendirikan tenda dan fasilitas sejenisnya untuk memudahkan pencarian korban.
Dengan harapan, korban ataupun predator buaya bisa ditemukan. BPBD bersedia membantu dalam pencarian korban tersebut. “Kita siap membantu yang bisa dilakukan. Membantu mengerahkan personel sesuai permintaan dari koordintor pencarian,” ujar Darwis, Jumat (18/2).
Darwis mengimbau kepada masyarakat tetap waspada, saat ikut pencarian. Karena dikhawatirkan sewaktu-waktu predator binatang buas memanfaatkan keteledoran. “Tetap utamakan safety. Karena saya lihat dengan jumlah masyarakat banyak seperti ini, belum bisa menjamin aman. Untuk itu tetap berwaspada,” sarannya.
Menurutnya, sifat buaya mengendap-endap dan menerkam secara tiba-tiba. Mengingat daerah Bebatu ini terbilang rawan binatang buas. BPBD berupaya untuk memberikan fasilitas yang bisa membantu pencarian korban.
Secara terpisah, Wakil Ketua DPRD KTT Samoel berharap semuanya bisa kerja dan membantu dalam pencarian korban. “Baik Damkar, BPBD maupun Basarnas. Ayo turun tangan, jangan selalu di cari-cari dulu baru ada,” pintanya.
Dia katakan, lokasi yang sama ini sudah dua kali makan korban. Dengan kasus yang sama dan perlu pencarian totalitas, biar tidak ada lagi korban serupa. “Ini bukan bicara korban pertama dan kedua. Tetapi bagaimana cara kita menuntaskan predator mematikan ini,” tegasnya.
Bahkan, dalam pencarian, upaya ritual seperti pemotongan kambing, mendatangkan pawang, pemburu buaya sampai dukun pun dilakukan. Sebagian keluarga ikut berenang mencari korban, termasuk penyetruman listrik di air pun dilakukan. Namun belum ada tanda-tanda buaya tersebut didapat. Hingga saat ini, proses pencarian masih terus dilakukan. (kn-2)


