Tuesday, 23 June, 2026

Aborasi Ngajak Online 2022 Kupas Medsos Jadi Kunci Kembangkan UMKM Tarakan di Masa Pandemi

TARAKAN – Berdasarkan Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia
(APJII), hingga pertengahan 2022 ini, jumlah penduduk Indonesia yang telah menggunakan Internet sebanyak 220 juta orang.
Hal ini memicu adanya tingkatan angka digitalisasi yang mulai dirasakan oleh UMKM. Seiring berjalannya pandemi Covid-19 ini, JNE melihat adanya perubahan perilaku konsumen yang signifikan dalam berjualan. Seperti perpindahan offline ke online.
Melihat urgensi ini, JNE sebagai perusahaan yang bergerak dalam sektor logistik, berinisiasi menghadirkan program Ngajak Online yang hadir di Kota Tarakan. Guna membantu keberlangsungan pemasaran UMKM Tarakan, khususnya semasa pandemi ini.
Dalam membuka JNE Ngajak Online 2022 Kota Tarakan, Ardiansyah Azis selaku Branch
Manager JNE Tarakan mengungkapkan, rangkaian yang telah diadakan pada 2021 silam
telah memberikan dampak yang baik kepada pelaku bisnis. Ia membuka dengan harapan
yang sama pada JNE Ngajak Online tahun ini.
“Kami hadir sebagai bentuk wujud dukungan JNE terhadap keberlangsungan UMKM
Tarakan. Semoga JNE Ngajak Online 2022 dapat memberikan motivasi guna menciptakan
dan memajukan bisnis dengan lebih baik lagi. Melalui program ini, diharapkan ada dampak
baik yang dengan keberlanjutan dapat memberikan manfaat dirasakan setiap
pelaku bisnis,” ujar Azis, Kamis (15/12/2022).
Acara yang digelar pada Kamis (15/12), menghadirkan dua pelaku UMKM Tarakan. Yakni Fitriani selaku Owner The Next Project dan Muslia yang merupakan Owner Kenkokp dengan latar belakang bisnis yang berbeda.
Sebagai pemilik bisnis yang telah berjalan selama 4 tahun sejak 2018, Fitriani memulai
bisnis The Next Project-nya dalam bidang kerajinan tangan dan dekorasi. Rupanya ia telah
terjun ke dalam Digital Marketing yang memilih dirinya fokus dalam media sosial Instagram.
“Saya melihat maraknya media sosial yang kian meningkat, khususnya sebagai strategi
pemasaran. Oleh karena itu, saya memilih mempelajari media sosial sebagai acuan pertama untuk kembangkan bisnis,” ungkapnya.
Selain memiliki kreativitas dalam berkarya, kreatif untuk membangun sebuah bisnis juga harus dijalankan. Seperti menghadirkan promo giveaway yang diterapkan dalam Instagram untuk menarik perhatian followers.
Sama halnya dengan Muslia, yang telah mendirikan bisnis keripik pisang karamel dengan
nama Kenkokp sejak tahun 2017. Untuk mengembangkan bisnis secara digital. “Saya selalu memanfaatkan kualitas kripik pisang yang telah dibuat untuk dipromosikan di
media sosial. Seperti FaceBook dan WhatsApp,” tuturnya.
Hal ini melihat banyaknya pengikut Muslia, yang menggunakan kanal tersebut. Berkat strategi pemasaran ini, sekarang Kenkokp telah memiliki 50 outlet yang tersebar di Tarakan.
Selain itu, dapat mendistribusikan Kenkokp ke seberang kota. Seperti Samarinda dan Balikpapan. Tidak memungkiri keberhasilan ini jauh dari kata jatuh bangun. Hal ini dikatakan Muslia, dalam JNE Ngajak Online Kota Tarakan, menyebutkan hampir 60 persen pemasukannya menurun.
Namun, dukungan dari Wali Kota Tarakan yang membantu keberlangsungan
seluruh UMKM Tarakan, menghadirkan pelatihan untuk berkolaborasi dengan berbagai
e-commerce.
JNE sebagai perusahaan yang didirikan dan dimiliki oleh anak bangsa, dengan tagline
“Connecting Happiness”, berorientasi kepada pelayanan untuk masyarakat. Dengan itu, JNE
turut mendukung perkembangan UMKM Indonesia dengan menghadirkan berbagai program
beserta fasilitas yang dapat dimanfaat. Seperti JNE Tarakan yang menyediakan booth stand
di Kantor Cabang Utama JNE Tarakan untuk UMKM, dapat mempromosikan produk-produk
mereka.
Sebagai informasi, Tarakan merupakan kota ke-58 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online
2022 – Goll. Aborasi Bisnis Online yang pada tahun 2021 telah dilakukan di 60 kota di
seluruh Indonesia. Setelah Kota Tarakan gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota
Batam pada 19 Desember 2022. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru