Wednesday, 24 June, 2026

Api Diduga dari Rumah Lantai 2

TARAKAN – Satu unit rumah milik Samiati warga RT 21 Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan Barat hangus terbakar, sekitar pukul 10.40 Wita, Kamis (26/1). Diduga, sumber api akibat korsleting listrik dari lantai dua rumah korban.

“Posisi saya tidak ada di rumah dan lagi jemput anak pulang sekolah. Tapi tiba-tiba mau dekat rumah, sudah ada banyak asap dekat rumah saya. Sampailah baru tahu kalau rumah saya terbakar. Disitu suami saya sama keluarga lain, yang ada di dalam rumah sudah panik keluarkan barang,” ucap Samiati.

Pengakuan anaknya yang saat itu berada di lantai dua, akan menyiapkan susu cucunya. Namun cucunya memberitahu kalau ada api di lantai dua rumah. Ia menyebut ada tiga kamar yang berada di lantai dua.

“Cucu saya itu masih di atas, disitu dia teriak ada api. Baru dia turun. Pas anak saya naik, api sudah besar. Saya cuma dengar dari suami saya. Infonya itu, banyak keluarga saya memang di rumah. Katanya juga, apinya itu dari kamar,” ungkapnya.

Kabid Pemadam Kebakaran Kota Tarakan Eko Santoso mengakui, kebakaran yang terjadi berhasil dipadamkan kurang lebih 20 menit. Hanya saja, hambatan sebelum masuk ke rumah korban, melalui akses jalan yang sempit.

“Ini berkat kerja sama warga sekitar dan juga petugas damkar. Kami tiba di lokasi pukul 11.00 Wita. Jadi untuk memadamkan api, masyarakat dan juga petugas naik ke atap rumah warga. Kami masih mendata, apakah ada rumah yang terdampak di sekitarnya,” tuturnya.

Ia menyebut, sudah menurunkan berupa satu unit air supply yang berguna untuk mengantisipasi perambatan api ke bangunan di sekitar. Ada juga mobile fire milik Pertamina dan 30 personel yang dilibatkan untuk pemadaman.

“Meskipun di tengah keterbatasan sarana dan prasarana, api tak sempat merambat ke bangunan lainnya. Menurut kami, warga Tarakan sudah mulai sadar jika kebakaran ini merupakan masalah bersama. Kalau kami bicara penanggulangannya ya bagaimana caranya, agar api tidak membesar,” bebernya.

Ia menegaskan, dalam satu rumah yang terdiri dari dua KK (Kepala Keluarga). Bersyukur tak ada korban jiwa atas kejadian ini. Kondisi rumah yang terbakar pun masih dapat diselamatkan, karena hanya bagian atas rumah yang dilahap api.

Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kapolsek Tarakan Barat Iptu Bahyudin Mappema menyatakan, telah memeriksa dua saksi mata. Berdasarkan keterangan, terdapat api yang menjalar dari arah kabel listrik. Tak berselang lama api tersebut menyambar tabung gas kosong, hingga mengeluarkan ledakan.

“Jadi saat itu saksi sedang berada di lantai bawah sedang mencuci botol. Dan mendengar teriakan adanya kebakaran. Kemudian saksi langsung naik ke atas dan melihat api sudah menjalar,” jelasnya.

Atas kejadian ini tak ada korban jiwa. Namun kerugian ditafsir mencapai Rp 150 juta. Kerusakan pun terdapat pada 1 unit rumah di bagian lantai atas . Langkah selanjutnya pihak kepolisian akan melakukan olah TKP dari Tim Iden Satreskrim Polres Tarakan. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru