Tuesday, 5 May, 2026

Arus Uang Keluar Alami Penurunan

TARAKAN – Perkembangan aliran uang rupiah sepanjang Juni 2023 di Kaltara, terdapat arus uang keluar atau outflow sebesar Rp 245,28 miliar atau mengalami penurunan 33,04 persen yoy dibandingkan dengan Juni 2022.

Sementara arus uang masuk atau inflow tercatat Rp137,34 miliar atau terkontraksi 9,51 persen yoy dari periode yang sama pada tahun 2022. “Dengan demikian, hingga Juni 2023 KPwBI (Kantor Perwakilan Bank Indonesia) Kaltara mengalami net outflow sebesar Rp 168,54 miliar,” sebut Kepala KPwBI Kaltara, Wahyu Indra Sukma, Minggu (9/7).

Sementara itu, secara teratur melakukan penyaluran dan penarikan uang pada tiga kas titipan Bank Indonesia di Kaltara. Yakni Kabupaten Bulungan, Malinau dan Nunukan sesuai kebutuhan.

Disisi lain, perkembangan sistem pembayaran BI sepanjang Mei 2023 melalui layanan Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) dan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) berlangsung dengan efisien, aman, andal dan lancar. Hal tersebut tercermin dari tingkat ketersediaan sistem yang mencapai 100 persen dan tidak terdapat transaksi yang tidak diselesaikan.

“Nilai transaksi BI-RTGS pada Mei 2023 tercatat mengalami mengalami peningkatan 1,42 persen yoy menjadi sebesar Rp 1.030,29 miliar, setelah pada bulan sebelumnya mengalami kontraksi. Sejalan dengan itu, volume transaksi RTGS tercatat sebanyak 663 transaksi atau meningkat 7,63 persen yoy,” sebutnya.

Nilai transaksi transfer dana melalui SKNBI juga mengalami peningkatan 2,22 persen yoy menjadi Rp 415,80 miliar. Volume transaksi juga mengalami peningkatan sebesar 17,50 persen yoy atau tercatat 9.273 transaksi.

Sementara itu, jumlah merchant QRIS di wilayah Kaltara per Juni 2023 kembali meningkat menjadi 58.581 merchant. Jumlah merchant QRIS bertambah 4.972 merchant jika dibandingkan posisi per 31 Desember 2022 sebanyak 53.609 merchant atau meningkat 9,27 persen ytd.

“Peningkatan juga terjadi pada jumlah pengguna baru QRIS di Kaltara, per April 2023 tercatat total terdapat sebanyak 48.688 pengguna QRIS. Meningkat sebanyak 11.090 pengguna baru jika dibandingkan 31 Desember 2022 sebanyak 37.598 pengguna atau sebesar 29.49 persen ytd,” tutupnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru