Wednesday, 22 April, 2026

Atasi Antrean Panjang di SPBU, Kuota BBM agar Ditambah

TANJUNG SELOR – Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar di Bulungan disinyalir masih mengalami kekurangan. Sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mengharapkan Pertamina dapat menambah kuota tersebut.

Dikatakan Bupati Bulungan Syarwani, BBM jenis Solar bukan produk yang dihasilkan di daerah. Antrean panjang yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Sengkawit, rata-rata merupakan kendaraan roda empat berbahan bakar jenis Solar.

“Apabila kuota BBM jenis Solar ditambah, berharap dapat mengurangi antrean panjang di SPBU,” harap Syarwani, Rabu (6/7).

Persoalan saat ini, menurut Syarwani, bukan hanya soal subsidi dan non subsidi. Tetapi menyangkut ketersediaan produk  bahan baku dari Pertamina. Terjadinya antrean panjang kendaraan saat pengisian BBM, dikarenakan keterlambatan pengiriman dan kuota yang perlu ditambah.

“Jika pengiriman terlambat hingga dua atau tiga hari, berdampak terhadap antrean panjang di SPBU. Karena kebutuhan BBM untuk kendaraan itu setiap hari,” jelasnya.

Syarwani menilai, perlu adanya penambahan kuota BBM. Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan populasi kendaraan. Secara otomatis konsumsi BBM pun akan meningkat. “Harusnya ketersediaan bahan baku (BBM), sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.

Berkaitan bakal adanya penerapan aplikasi MyPertamina, Syarwani mengungkapkan, sebelum diterapkan mestinya ada sosialisasi masif. Agar masyarakat paham dan tidak menimbulkan salah persepsi.

“Jangan sampai karena minimnya sosialisasi, membuat masyarakat bingung dalam penerapan aplikasi itu,” ujarnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru