Friday, 19 June, 2026

Bangun Sekolah Terpadu Khusus Pertanian

TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara berencana membangun sekolah terpadu khusus pertanian.

Sekolah terpadu ini nantinya akan memberikan bimbingan teknis kepada para petani, dalam membuat dan menggunakan pupuk semi organik. Yakni campuran antara pupuk organik dan kimia.

“Rencananya April ini akan kita adakan kegiatan, sekaligus untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia pada pertanian,” ujar Kepala DPKP Kaltara Heri Rudiyono, Rabu (5/4).

Dalam kegiatannya, DPKP Kaltara akan mendatangi sejumlah kelompok tani yang ada di setiap kabupaten/kota. Nanti, pihaknya akan memberikan penyuluhan terkait cara membuat pupuk organik, cara mencampurkan pupuk organik dan kimia. Termasuk cara menggunakan agar hasil panen tetap stabil.

“Dari hasil uji coba yang kita lakukan, penggunaan pupuk semi organik justru menghasilkan panen yang jauh lebuh baik. Bahkan biaya perawatan pertanian yang jauh lebih murah,” tuturnya.

Pengetahuan terkait biaya pupuk murah dengan panen yang tetap banyak dan berkualitas, menjadi fokus penyuluhan tersebut. “Sekolah terpadu ini sangat penting kita laksanakan untuk mensosialisasikan kepada para petani,” imbuhnya.

Terkait pelaksanaan kegiatan, Heri mengaku sudah menentukan titik-titik yang hanya pada area sentra pertanian. Karena kegiatan ini untuk semua kabupaten/kota, maka hanya area kelompok tani besar saja yang dilakukan sekolah terpadu. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru