Wednesday, 22 April, 2026

Belum Ada Tindak Lanjut Pembangunan Jembatan Bulan

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan Jembatan Bulungan – Tarakan (Bulan) di Kalimantan Utara (Kaltara), tak kunjung terealisasi. Padahal, sejumlah investor sudah berdatangan dan memaparkan perencanaan pembangunan jembatan Bulan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR Perkim) Kaltara Datu Iman Suramenggala mengatakan, belum ada tindaklanjut dari rencana pembangunan jembatan yang digadang-gadang menghubungkan Bulungan dan Tarakan itu.

Meskipun banyak penawaran yang masuk ke Kaltara. Khususnya para investor dari Negeri Tirai Bambu Tiongkok. Investor itu, sudah datang dan berdiskusi dengan Pemprov Kaltara mengenai rencana pembangunan Jembatan Bulan.

“Ada beberapa penawaran dari pihak swasta. Namun hanya sekadar penawaran dan belum ada tindaklanjut,” bebernya, Minggu (16/10).

Menurutnya, jika berharap pada APBD Kaltara, maka rencana itu akan sulit diwujudkan. Diperlukan kajian-kajian dan bantuan dari investor swasta, baik itu di Indonesia maupun negara lain. Jika mengharapkan APBD, harus ada kajian ulang. Mengingat, pembiayaan Jembatan Bulan, bisa memakan anggaran Rp 8 triliun-Rp 10 triliun.

“Kalaupun digunakan APBN dengan mengusulkan Jembatan Bulan sebagai PSN (Proyek Strategis Nasional), maka sama saja. Karena anggaran yang dibutuhkan cukup besar,” terangnya.

Investor asal Tiongkok, lanjut dia, sebelumnya sudah memaparkan konsep pembangunan dan sejumlah kajian. Namun ia mengakui, hal itu masih sebatas pertemuan. Belum ada komitmen untuk menindaklanjuti. Pihaknya juga masih menunggu tindaklanjut dari pertemuan yang dilaksanakan pada 2021 lalu.

Salah satu investor yang sempat memaparkan konsep rencana pembangunan, merupakan investor yang mengerjakan Jembatan Suramadu. Jika terlaksana, kemungkinan konsep dan teknis jembatan itu sama dengan Jembatan Suramadu.

“Jadi bisa saja nanti dibuatkan jalurnya untuk motor. Jika kerja sama dengan swasta, otomatis akan ada tarif dikenakan ke pengendara,” tuturnya.

Berkaitan titik awal Jembatan Bulan, ia mengatakan terdapat tiga titik. Diantaranya di Sekatak dan Tanjung Palas Utara. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru