TANJUNG SELOR – Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaltara sejak 2014 silam masih menyewa rumah ataupun ruko, untuk dijadikan kantor. Pasalnya hingga saat ini, Bawaslu masih belum memiliki kantor permanen.
Namun, Bawaslu Kaltara telah mendapatkan hibah lahan dari Pemerintah Provinsi Kaltara beberapa waktu lalu. Lokasinya berada di kawasan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor.
“Pembangunan gedung kantor Bawaslu Kaltara masih berproses. Ini langkah awal untuk selanjutnya dibangunkan kantor permanen,” terang Ketua Bawaslu Kaltara Suryani, Minggu (30/10).
Sejak dihibahkan, pihaknya langsung melakukan proses pengurukan tanah. Sebab kondisi lahan masih berupa rawa. Pengurukan dilakukan, untuk nantinya siap dibangun konstruksi gedung.
“Saat ini yang kita lakukan itu dulu. Namanya berproses, pasti perlahan-lahan. Tidak langsung dibangun. Ada tahapan yang tentu kita laksanakan,” ujarnya.
Menurut Suryani, dukungan dari Pemprov sangat luar biasa. Karena ada beberapa provinsi yang belum mendapatkan bantuan lahan. Sementara Bawaslu Kaltara, mendapatkan bantuan hibah lahan.
Di sisi lain, pihaknya belum mengetahui ada bantuan dana dari Bawaslu RI atau tidak, untuk pembangunan gedung kantor. Sebab hingga kini belum ada pembahasan mengenai hal tersebut. Ia berharap, pembangunan gedung kantor yang akan menjadi aset Bawaslu Kaltara bisa segera terwujud. Kebutuhan anggaran untuk membangun kantor Bawaslu kurang lebih Rp 8 miliar.
“Kita sudah komunikasikan ke Sekjen dan harapkan ada ruang anggaran untuk itu,” harapnya. (kn-2)


