Monday, 22 June, 2026

Belum Terlihat Lonjakan Penumpang Pakai Kapal Pelni

TARAKAN – Hingga saat ini arus balik penumpang di Pelabuhan Malundung belum terlihat mengalami peningkatan.

Kepala PT Pelni Cabang Tarakan Eko Sudrajat menjelaskan, tren arus balik penumpang ini telah terdapat penurunan keberangkatan. Juga belum terdapat penurunan untuk penumpang yang tiba.

“Saat tiba KM Lambelu di Pelabuhan Malundung pada Senin 2 Januari 2023, terdapat kisaran 600 penumpang yang turun. Sementara untuk keberangkatan sebanyak 517 penumpang. Diprediksi mulai besok itu sudah ada tren yang tiba,” terangnya, Selasa (3/1).

Kondisi ini dikarenakan sudah memasuki waktu sekolah dan juga masuk kerja. Didominasi kedatangan ini memang ke wilayah Tarakan dan Nunukan. Kebanyakan penumpang memilih turun pada transit melalui Nunukan. Guna melanjutkan pekerjaan perkebunan yang harus menyeberang kembali melalui Tawau, Malaysia.

“Sementara rute terjauh dari keberangkatan di bawah naungan Pelni adalah ke wilayah Kupang. Diperkirakan memang akan meningkat, puncaknya di pertengahan Januari. Trennya seperti itu,” jelasnya.

Untuk arus balik ini, pihaknya tidak mengajukan permintaan non seat karena keberangkatan cenderung mengalami penurunan. Untuk wilayah Tarakan seat yang disediakan untuk 500 penumpang. Angka ini merupakan pembagian dari total seat 2.800, yang harus disesuaikan dengan kuota wilayah lain seperti Nunukan.

Pada momen keberangkatan, sempat terjadi keterlambatan kedatangan kapal. Hal ini lantaran kegiatan embarkasi serta antrean di dermaga Makassar.

“Mungkin dipengaruhi cuaca ekstrem. Untuk meminimalisir keterlambatan, ya kita jauh-jauh hari imbauan saja. Kita umumkan, jadi penumpang tidak terlambat juga. Ya bersyukurnya penumpang yang berangkat di Tarakan rumahnya dekat, tidak dari Tanjung Selor yang jauh. Biasanya kita langsung hubungi melalui pesan otomatis ke penumpang,” tutupnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru