TANJUNG SELOR – Sejumlah fasilitas dan bangunan Pasar Induk Tanjung Selor di Jalan Sengkawit, hingga saat ini masih terkesan semrawut dan kurang penataan. Bahkan dari luar beberapa bangunan terlihat kumuh dan tidak terawat.
Menurut Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (KUKMPP) Bulungan Zakaria, kondisi pasar perlu dibenahi. Tahun ini, akan melakukan penataan pada bangunan dan fasilitas di lingkungan Pasar Induk tersebut.
“Pembenahi yang dilakukan seperti tempat parkir, jalan pasar dan pengecatan bangunan yang sudah terlihat pudar,” jelas Zakaria, Jumat (14/4).
Selain itu, kondisi bangunan pasar ikan lama juga akan direvitalisasi. Untuk perencanaannya telah selesai, tinggal menunggu anggaran revitalisasi yang belum ada.
“Semoga tahun depan anggarannya dapat, sehingga bisa dilakukan perbaikan terhadap kondisi bangunan Pasar Induk, ” harapnya. Diakui Zakaria, kebutuhan anggaran untuk perbaikan bisa mencapai miliaran rupiah.
Dengan perbaikan dan pembenahan pasar, tentu Dinas KUKMPP memikirkan para pedagang. Karena menyangkut kenyamanan, kelayakan, dan estetika harus dibarengi kesiapan lokasi sementara.
“Anggaran kita ini sangat terbatas. Tapi tahun ini pasti akan lakukan perbaikan menyesuaikan anggaran tersedia,” ungkapnya.
Sementara, Bupati Bulungan Syarwani menanggapi hal serupa. Sebagai upaya memberikan kenyamanan ke pedagang dan konsumen.
“Tahun ini memang penataan Pasar Induk jadi fokus kita. Untuk pedagang-pedagang, kita ingin tidak lagi berjualan di sepanjang jalan area Pasar Induk,” tuturnya.
Bahkan, Bupati pun meminta Sekretaris Kabupaten (Sekkab) menyusun kembali masterplan. Dengan disusun ulang, semua perbaikan akan bertahap seperti proses pengecatan yang bisa terlaksana tahun ini. Selain pengecatan, beberapa los-los perlu mendapatkan perhatian.
“Tapi ini harus disertai dengan desain yang utuh, termasuk kondisi jalan belakang Pasar Induk,” imbuhnya. Pasalnya, jalan belakang Pasar Induk sudah jadi jalan umum meskipun masih masuk area. (kn-2)


