TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani menyampaikan, keberhasilan pembangunan tidak lepas dari peran masa pemerintahan sebelumnya. Sehingga hal tersebut pun tetap dipertahankan dan ditingkatkan.
Usia Kabupaten Bulungan genap 62 tahun dan 232 tahun untuk Kota Tanjung Selor. Menurut Syarwani, masih ada beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Terutama pemenuhan infrastruktur dan kebutuhan masyarakat. Baik soal jalan, jembatan dan bangunan fisik lainnya. Termasuk pemenuhan kebutuhan di bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi.
Hal ini merupakan prioritas utama. Mengingat, masih banyak warga Bulungan yang belum tersentuh pelayanan dasar yang harusnya disediakan pemerintah. “Langkah strategis yang dilakukan pemerintah, bagaimana kolaborasi dan koordinasi, termasuk dalam program Bulungan Berdaulat,” ujarnya, Rabu (12/10).
Dikatakan Syarwani, keberhasilan tidak hanya diukur dari luas jalan yang dibangun. Tetapi, bagaimana penyiapan sumber daya manusia (SDM), dengan peningkatan layanan kesehatan dan kebutuhan air bersih.
“Ini menjadi keharusan yang perlu dituntaskan pemerintah. Dengan konsep pentahelix, pemerintah akan bisa menyelesaikan itu sekalipun, tidak bisa dilaksanakan sekaligus,” ungkapnya.
Dari 15 program prioritas pemerintah, kata Bupati, saat ini berjalan dengan cara simultan. Artinya, yang berkaitan dengan komitmen pemerintah terhadap pembangunan daerah masih banyak yang perlu dibenahi. Termasuk dalam upaya untuk meningkatkan kapasitas produksi pangan. Tidak hanya berupa padi atau beras. Tetapi juga beberapa komoditas lain yang memang menjadi potensi yang perlu terus dikembangkan.
Di sisi lain, dengan kehadiran Proyek Strategis Nasional (PSN), merupakan masa depan Kabupaten Bulungan. Sehingga harus disiapkan SDM yang mumpuni. Ketika investor masuk, putra-putri daerah tidak lagi jadi penonton di daerahnya sendiri. (kn-2)


