Friday, 19 June, 2026

Biaya Modal Finansial Capai Rp 50 M

TARAKAN – Para pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) mengapresiasi adanya fasilitas pembuatan nomor induk berusaha (NIB). Ditambah lagi para pelaku usaha maupun nasabah, dapat meningkatkan fasilitas pembiayaan dari perbankan.

Kepala PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tarakan Iwan Razak menegaskan, saat ada 4.800 nasabah di Tarakan dan terbagi dalam 600 kelompok. Pemberian modal finansial yang diberikan, sebagai bentuk literasi pengembangan usaha dan mengelola keuangan. Saat ini total pembiayaan yang dikeluarkan kepada pelaku UMKM sekitar Rp 50 miliar.

“Di era saat teknologi yang pesat, perlu untuk mengelola keuangan dengan baik. Kami juga mengedukasi para nasabah, terkait keuntungan yang nantinya bisa dinvestasikan,” tuturnya, Senin (6/3).

Selain itu, pihaknya sudah melakukan pengembangan kapasitas usaha melalui pendampingan usaha. Sehingga pertemuan kelompok secara mingguan, agar bisa membangkitkan semangat. Dalam mengelola usaha dan pengelolaan angsuran. Bahkan pihaknya melakukan pelatihan usaha, dengan skala besar di wilayah Tarakan.

“Kami bekerjasama dengan pihak kelurahan, kecamatan hingga Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM untuk mengedukasi. Selanjutnya, pelaku usaha bisa dikembangkan go nasional. Tentu harus ada perizinan, termasuk pajak,” tegasnya.

Dalam mengembangkan pelaku UMKM, pihaknya sudah bermitra dengan bank BRI dan Pegadaian. Pihaknya terbuka dengan instansi lain untuk memandu UMKM dalam mengembangkan usahanya. “Kami yakin pengembangan UMKM kita akan lebih maksimal,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Tarakan Khairul meminta kepada masyarakat agar membeli produk UMKM lokal. Tak hanya itu, pihaknya sudah meminta perhotelan serta di lingkungan Pemkot Tarakan menggunakan pakaian batik khas Kota Tarakan. “Memang harga lebih mahal sedikit. Tapi inilah yang membuat pelaku UMKM kita bisa tumbuh,” harapnya.

Kendala pelaku UMKM, rerata khawatir produknya tidak dibeli masyarakat. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak membeli produk bukan asli Tarakan untuk oleh-oleh.

Terkait pembiayaan modal, ia menegaskan, beberapa bank sudah menyiapkan program kredit usaha rakyat (KUR). Sehingga selanjutnya bisa mendapat pembiayaan yang lebih besar.

“Sekarang NIB juga sudah bisa diterbitkan dalam 10 menit. Kalau mau berusaha perorangan, tinggal pakai KTP saja dan tidak perlu pakai akta notaris. Kecuali usahanya sudah besar, baru pakai CV atau PT,” tuturnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru