Tuesday, 26 May, 2026

Bonus Atlet Tarakan Diusulkan Rp 2,3 Miliar

TARAKAN – Bonus atlet kontingen Tarakan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) I Kaltara mendapat respons positif dari Pemkot Tarakan. Nantinya anggaran bonus atlet akan direalisasikan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P).

“InshaAllah masuk di APBDP tahun 2023. Tapi belum tahu nilainya. Kami masih dalam verifikasi. Mudahan bonus atlet tidak kami kurangi. Bonus yang diusulkan Rp 2,3 miliar,” ujar Wali Kota Tarakan Khairul, Selasa (20/6) lalu.

Poprov digelar pada 17-22 Desember 2022. Sementara APBD murni sudah harus diajukan pada akhir Oktober 2022. Sehingga jelang Porprov, pihaknya hanya menganggarkan sebesar Rp 700 juta.

“Sama waktu kami di APBD Perubahan untuk menganggarkan. Sementara belum ada gambaran berapa jumlah cabor yang dipertandingkan. Terus bagaimana kami menyusun APBD. Ini kan uang negara, tak sembarangan kita menghitung,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga masih menunggu perolehan medali atlet asal Tarakan. Sehingga pihaknya belum bisa mengganggarkan bonus atlet di APBD murni tahun 2023. Meski anggaran bonus atlet terlambat, pihaknya mengapresiasi atlet Tarakan bisa menyabet juara umum Porprov I Kaltara.

Padahal persiapan atlet sangat minim dan latihan juga dilakukan hanya beberapa pekan sebelum Porprov. “Juara umum ini sangat meyakinkan,” imbuhnya.

Pihaknya berhatap agar prestasi yang ada mampu dipertahankan dan lebih ditingkatkan. Mengingat, pada ajang olahraga yang diikuti Tarakan mampu mengumpulkan medali cukup banyak. “Tetap kami prioritaskan atletnya. Totalnya usulan mereka Rp 2,3 miliar. Tapi tidak jauh-jauh berubah dari situ,” bebernya.

Diketahui saat ajang Porprov I Kaltara, kontingen Tarakan berhasil menjadi juara umum. Dengan perolehan raihan 103 emas, 99 perak dan 78 perunggu. Jika ditotal, atlet asal Tarakan mendapat sebanyak 280 medali. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru